loading...
Loading...
Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman saat memberikan konferensi pers. Foto/Humas Polda

JEPARA, JOGLOSEMARNEWS.COM– Biang kerok aksi kerusuhan suporter Persijap Jepara dan Persiku Kudus, akhirnya terungkap.

Polres Jepara menangkap enam orang yang diduga merupakan provokator dan membuat rencana aksi balasan hingga memicu kerusuhan. Selain itu, Polres juga memburu provokator yang menebar hoax di medsos hingga berujung memantik kerusuhan.

Kapolres Jepara, AKBP Arif Budiman mengungkapkan dari hasil penyisiran yang dilakukan oleh tim, pihaknya mendapatkan 6 orang pemuda telah merencanakan aksi balasan.

Baca Juga :  Cium Kening Anak Yatim, Kapolda Jateng Pesan Jangan Terpengaruh Ajakan Radikal 

Melihat hal tersebut kemudian ke 6 pemuda tersebut langsung diciduk dan dibawa ke Mapolres Jepara untuk diambil keterangan.

“Hari ini, mereka akan kami pulangkan dengan persyaratan. Kami dari Kepolisian Resor Jepara selain menjadi mediator, akan terus berupaya untuk menjaga serta meredam situasi sehingga kesepakatan yang telah dilaksanakan oleh perwakilan Suporter Persijap vs Suporter Persiku yang dilaksanakan di Mapolres Kudus kemaren (18/09/2019) dapat terwujud nyata,” papar Kapolres.

Baca Juga :  Kronologi Pembunuhan Sadis Balita 3 Tahun di Tangan Calon Bapak Tiri di Semarang. Gara-gara Menggigil dan BAB Saat Dimandikan, Korban Dipukul Hingga Dipatahkan Lehernya 

AKBP Arif juga mengatakan bahwa saat ini pihaknya telah memanggil masing-masing orang tua dari 6 orang yang ditangkap dari penyisiran tadi malam.

Mereka  kemudian membuat perjanjian agar ke 6 orang tersebut tidak melanggar kesepakatan yang telah dibuat antara Suporter Persijap dan Suporter Persiku.

Baca Juga :  Cerita Pilu Kondisi Terkini Kompol Aditya Mulya Ramdhani. Tiga Putra-Putri Kecilnya Bilang Papi Ayo Kita Berenang Lagi... 

Kapolres  dalam kesempatan tersebut juga menegaskan akan terus mencari provokator serta penyebar berita hoax yang beredar di dunia maya. Wardoyo

Loading...