JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Solidaritas Nusantara untuk Papua Digaungkan dari Solo

Joglosemarnews / A Setiawan

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pergolakan yang terjadi di Papua memantik simpati masyarakat Indonesia di seluruh daerah.

Karena itulah,  masyarakat Kota Solo yang mengatasnamakan aliansi masyarakat Nusantara menggelar aksi ‘Solidaritas Nusantara untuk Papua dari Solo’ di Atria lantai 2.

Acara tersebut dihadiri oleh Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo, Kapolres Surakarta AKBP Andy Rifai, Ketua PWI Surakarta, Anas Syahirul dan puluhan perwakilan suku yang ada di Indonesia serta masyarakat yang mendukung aksi tersebut.

Walikota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo mengatakan, acara tersebut digelar untuk mempertegas nilai persatuan di bawah NKRI sesuai dengan undang-undang.

“Dari Sabang sampai Merauke adalah satu bangsa, satu bahasa dan Indonesia itulah rumah besar negara kita yang bersar Pancasila dan UUD 45,” ujarnya.

Baca Juga :  Evaluasi Perwali Pelanggar Protokol Kesehatan, Warga Luar Kota Solo Tak Pakai Masker Disanksi 2 Kali Lipat

Oleh karena itulah, jelas Rudy, sapaan akrab Hadi Rudyatmo, kebinekaan tersebut sudah seharusnya dirawat bersama.

“Saya berterima kasih kepada Bapak Kapolres dan bapak Komandan Kodim. Nanti 11 September 2019 kita undang ke Lodji Gandrung acara seperti ini agar lebih cair,” ujarnya.

Rudy mengatakan, jiwa dan nilai persatuan mestinya dibawa manusia sejak lahir. Artinya, warga yang lahir di Flores, Papua atau  Sumba itu bukan suku lagi, tapi warga negara Indonesia.

Joglosemarnews / A Setiawan

“Makanya kalau kita bicara suku, agama dan golongan itu kita bicaranya warga negara Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga :  Nekat Demo di Tengah Pandemi, Saat Diminta Membubarkan Diri Oleh Polisi Puluhan Mahasiswa di Solo Malah Niat Melawan, Ada yang Bawa Cutter dan Palu

Lebih lanjut Rudy menambahkan, bahwa Solo merupakan republik kecil yang menampung hampir seluruh warga dari berbagai suku dan pulau. Karena itu, acara tersebut sangat penting untuk menumbuhkan semangat yang sama untuk negara kesatuan RI.

Sementara itu, Kapolres Surakarta AKBP Andy Rifai mengapresiasi acara yang dihadiri oleh hampir seluruh warga negara Indonesia yang ada di Surakarta.

“Alhamdulillah semua antusias, bahwa mereka berkomitmen untuk menjaga NKRI ini,” ujar Kapolres.

AKBP Andy Rifai menegaskan, bersama dengan Dandim 074 Warastratama Surakarta dirinya  siap mengamankan. “Jadi tidak ada lagi rasisme dan diskriminasi di Surakarta. Karena semua mempunyai hak untuk dilindungi dan dilayani,” ujarnya. A Setiawan