JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Subhanallah, 40 Hari Wafatnya Mbah Moen, Kediaman Dipadati Ribuan Jemaah. Jalur Pantura Ditutup Selama 9 Jam 

Foto/Humas Polda
Foto/Humas Polda

REMBANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Agenda 40 hari memeringati wafatnya Kiai Besar KH Maimoen Zubair dipadati para jemaah. Ribuan warga dari berbagai daerah tumpah ruah untuk ikut mendoakan.

Bahkan, polres setempat terpaksa melakukan penutupan jalur pantura khususnya di Kecamatan Sarang Jawa Tengah – perbatasan Jawa Timur.

Jalur ditutup selama 9 jam saat acara doa bersama wafatnya KH. Maimoen Zubair atau Mbah Moen, Sabtu (14/9/2019).

Sementara, untuk kegiatan penutupan jalur tersebut kini Satlantas Polres Rembang,secara intensif telah berkoordinasi dengan Jajaran Satlantas Polres Tuban, Jawa Timur untuk membantu menyosialisasikan kepada pengguna jalan.

Kapolres Rembang AKBP Pungky Bhuana Santosa didampingi Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Rembang, AKP Roy Irawan mengatakan kendaraan dari arah Surabaya menuju Semarang, dialihkan ke jalur alternatif.

Baca Juga :  Kreasi Sampah Ekonomi di Kota Kudus Berikan Inspirasi

Pengalihan jalur itu dimulai dari jalur Pantura pertigaan Bulu Kabupaten Tuban, menuju Jatirogo – Sale – Pantura Lasem – Rembang. Sedangkan dari Semarang ke Surabaya juga melewati jalur tersebut.

“Hanya saja, jalur alternatif tersebut berlaku untuk mobil pribadi, bus dan kendaraan barang di bawah bobot 10 ton,” paparnya dilansir Tribratanews Polda Jateng.

Kemudian untuk truk tronton, truk gandeng dan sejenisnya di atas bobot 10 ton, diarahkan masuk kantong-kantong parkir untuk sementara di saat penutupan jalur berlangsung.

Untuk kegiatan penutupan jalur Pantura itu , karena dimungkinkan ada banyak tamu undangan yang dipastikan akan datang ke Sarang atau Pondok Pesantrean Al Anwar Sarang Rembang ini.

Baca Juga :  Blora Terus Matangkan Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka dengan Disiplin Prokes

“Untuk truk-truk besar, kami mohon masuk kantong parkir antara jam 3 sore hingga tengah malam .Pengemudi bisa istirahat sementara. Kalau memaksa tetap melanjutkan perjalanan kemungkinan besar terjebak macet, “ kata Roy Irawan.

Di sisi lain untuk menjaga ketertiban di jalan polisi bakal disebar untuk menjaga, supaya kendaraan tidak menerobos saling salip. Sedangkan sisi selatan jalan digunakan bagi para tamu yang akan menuju pondok pesantren Al Anwar.

“Pengamanan jalur dikendalikan langsung oleh pak Kabag Operasional Polres Rembang. Kami belum menerima info mengenai kehadiran tamu-tamu VVIP. Tapi yang jelas, kita sudah siapkan lokasi parkir maupun pengawalan.“ tandasnya. JSnews