JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Suami Tak Mau Belikan Pembalut, Ibu Muda Ini Bunuh 2 Balita Kembarnya

Dewi Regina Ano (24), saat dirawat di ruang di ruang rawat inap bedah perempuan B, RSUD SK Lerik Kota Kupang ditemani anggota keluarga, Selasa (10/9/2019) siang / tribunnews

KUPANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebuas-buasnya seekor singa, tentu tak tega memakan anaknya sendiri. Tapi, seorang ibu muda ini tega menghabisi dua anak kembarnya lantaran dendam pada suaminya.

Duh…

Ibu muda berusia 24 tahun ini bernama Dewi Regina Ano berasal dari Kupang, Nusa Teggara Timur (NTT).  Hanya karena dendam pada suami, ia tega membunuh darah dagingnya sendiri.

Akibat perbuatannya, pihak Satuan Reskrim Polres Kupang Kota kini telah menetapkan Dewi Regina sebagai tersangka.

Sebelum dirinya menghabisi nyawa anaknya, Dewi Regina sempat berbelanja di kios milik Bibi Hamina, dekat tempat tinggalnya di mess Hotel Ima.

Penjual kios mengungkapkan, saat itu Dewi Regina Ano membawa uang Rp 3.000 dan membeli penyedap masakan, satu, roti dan permen untuk anak-anaknya.

Baca Juga :  Ribuan Mahasiswa dan Buruh Kembali Demo Tolak Omnibus Law

“Dia biasanya belanja di sini,” ujar penjaga kios yang enggan disebutkan namanya.

Sebelumnya, warga Kupang sempat heboh usai ditemukannya dua bocah tewas mengenaskan di mes Hotel Ima Jln Timor RT 09 RW 03 Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Melansir dari Pos Kupang pada Jumat (13/9/2019), berdasarkan hasil pemeriksaan, motif pembunuhan sadis itu dipicu karena rasa dendam pelaku terhadap suaminya, Obir Masus (31).

Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Bobby Jacob Mooynafi, mengatakan jika pelaku sudah mengakui perbuatannya dan membeberkan alasannya.

Selama ini, pelaku mengaku sering mendapatkan perlakuan buruk dan penganiayaan (KDRT) kepadanya.

Baca Juga :  Memperingati Hari Sumpah Pemuda, Ini 12 Kutipan Kata-kata Ir Soekarno tentang Pemuda

Suaminya bahkan kurang memperhatikan dirinya yang setiap bulan minta dibelikan pembalut untuk kebutuhan wanita.

Motif pembunuhan, ujar Kasat Reskrim, dia (tersangka) dendam dengan perlakuan suaminya yang sering menganiaya dia, bahkan kurang memberikan perhatian terhadap dirinya di mana ketika meminta uang untuk memenuhi kebutuhan kepentingan kaum perempuan tidak dipenuhi.

“Bahkan jarang sekali, sehingga dia melakukan pembunuhan ini dengan maksud membalas dendam atas perilaku suaminya,” ujar Bobby.

Tersangka saat ini masih belum ditahan karena masih menjalani perawatan di rumah sakit karena sehabis membunuh dua anaknya, ia mencoba bunuh diri, namun gagal.

www.tribunnews.com