JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Akademia

28 Museum se-Indonesia Ramaikan Museum Goes to Campus ke-4 di UNS

madu borneo
madu borneo
madu borneo

Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof. Dr. Jamal Wiwoho membuka secara simbolis penyelenggaraan Museum Goes to Campus (MGtC) ke-4 tahun 2019 bertempat di Gedung Auditorium G. P. H Haryo Mataram UNS, Selasa (29/10/2019). Humas UNS

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof. Dr. Jamal Wiwoho membuka secara simbolis penyelenggaraan Museum Goes to Campus (MGtC) ke-4 tahun 2019 bertempat di Gedung Auditorium G. P. H Haryo Mataram UNS, Selasa (29/10/2019) dengan didampingi oleh Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UNS, Prof. Dr. Warto, Kapolresta Surakarta, AKBP Andy Rifai dan Kepala Dinas Kebudayaan Kota Surakarta, Kinkin Sultanul Hakim.

Dihadapan pimpinan universitas, tamu undangan, dan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang hadir, Prof. Dr. Jamal Wiwoho mengatakan bahwa tema besar yang diangkat dalam MGtC ke-4 tahun ini punya kaitan erat dengan karakter bangsa Indonesia yang identik dengan keberagamannya.

Baca Juga :  RSGM Soelastri UMS Terima Hibah Mobil Ambulan dari Bank Jateng Syariah

“Berbicara tentang tema Museum Goes to Campus kali ini, yaitu Keberagaman sebagai Dinamisator Peradaban sungguh sangat erat kaitanya dengan karakter bangsa Indonesia yang memiliki identitas yang unik, kebhinnekaan, pluralitas dan multikulturalisme,” ujar Prof. Jamal.

Dalam pembukaan tersebut, Dekan FIB UNS, Prof. Dr. Warto berharap agar dengan dijadikannya MGtC sebagai salah satu agenda resmi dalam kalender Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta ini dapat menarik minat wisatawan yang melancong ke Solo agar dapat berkunjung ke MGtC UNS 2019.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 Meledak, Wali Kota Solo Minta Warga Tak Adakan Acara Keluarga yang Libatkan Banyak Orang

Pada penyelenggaraannya yang sudah memasuki tahun ke-4 ini, MGtC diramaikan oleh 28 pameran museum dari seluruh Indonesia. Seperti dari Museum Lokabudaya Universitas Cenderawasih Papua, Museum Keris Nusantara Solo, Perpustakaan Nasional RI Jakarta, Museum Bung Karno Blitar dan lain-lain.

Tidak hanya itu, pengunjung MGtC tahun ini juga dapat memainkan sejumlah permainan tradisional yang disediakan di depan Gedung Aditorium G. P. H Haryo Mataram oleh Komunitas Wanita Pencinta Sejarah Solo, seperti dakon, gasing dan bekel. Triawati PP