loading...
Loading...
Foto/Humas Polda

PEKALONGAN, JOGLOSEMARNEWS.COM –Aksi begal sadis berinisial HS (24) akhirnya berakhir. Warga Padukuhan Kraton itu diamankan tim Polsek Pekalongan Utara, Polres Pekalongan Kota, karena merampas Handphone korban M(23) di depan RSUD Kraton Pekalongan, Jalan Veteran, hanya dengan berbekal ranting pohon.

Pelaku tak segan mengancam dan melukai korbannya.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Egy Andrian Suez yang didampingi Kapolsek Pekalongan Utara, Polda Jateng, Kompol Parimin menjelaskan.

“Kejadian bermula dari laporan korban, dimana saat itu korban M (23) pada hari Rabu (2/10/2019), sekira pukul 23.30 WIB. Korban saat itu berada di RSUD Kraton, ditelpon oleh tersangka dan diminta menemui tersangka. Namun korban tidak mau. Tersangka pun mengancam akan datang dan menemui korban,” ungkap Kapolres dilansir Tribrtanews Polda Jateng.

Baca Juga :  Kronologi Pembunuhan Sadis Balita 3 Tahun di Tangan Calon Bapak Tiri di Semarang. Gara-gara Menggigil dan BAB Saat Dimandikan, Korban Dipukul Hingga Dipatahkan Lehernya 

Kemudian Pada hari Kamis (3/10/2019), sekira pukul 01.00 WIB dini hari. Tersangka menepati ucapannya, datang menemui korban di Jalan Veteran, tepatnya di depan RSUD Kraton, lalu Korban diajak tersangka untuk ikut ke kawasan kuliner Djadoel yang berada di kawasan stadion Hoegeng Kota Pekalongan.

“Namun karena perasaan korban tidak enak, korban menolak. tepat di depan RSUD Kraton, tersangka meminta sepeda motor milik korban. Permintaan tersebut di tolak oleh korban,” paparnya.

Baca Juga :  Jadi Bandar Sabu, Bambang dan Ari Dibekuk Polisi Bersama Satu Tersangka Lain. Digerebek Satu Persatu di Rumahnya 

Begitu permintaannya ditolak, tersangka lalu meminta paksa sebuah handphone milik korban. Sambil mengancam dengan 1 buah ranting pohon yang berada digenggamannya, dengan ancaman apabila korban tidak mau menuruti keinginannya, maka akan dipukul dan dibunuh.

Merasa ketakutan, karena dikira senjata tajam dan tubuh tersangka yang penuh dengan tato, korban akhirnya terpaksa menyerahkan handphone miliknya kepada tersangka.

Atas kejadian tersebut, selanjutnya korban melapor ke Polsek Pekalongan Utara, Polres Pekalongan Kota, Polda Jateng.

“Mendapat laporan korban, Anggota Polsek Pekalongan Utara, Polres Pekalongan Kota langsung bergerak melakukan penyelidikan,” ungkap Kapolres.

Baca Juga :  Di Balik Aksi Biadab Penyekapan Bocah SD Oleh Bapak Kandungnya Sampai Makan Potongan Busa. Semua Berawal Dari Perceraian

Kemudian, pada Sabtu (5/10/2019) sekira pukul 23.00 WIB. Ketika anggota Reskrim Polsek Pekalongan Utara sedang melakukan penyelidikan.

Mendapat informasi bahwa tersangka telah ditangkap oleh anggota Polsek Pekalongan Barat, Polres Pekalongan Kota di sekitaran lokasi parkir Stadion Hoegeng. Saat itu, tersangka ditangkap ketika sedang mabuk-mabukan di lokasi tersebut.

Berkat sinergi antar Polsek dijajaran Polres Pekalongan Kota saat ini tersangka berikut barang buktinya sudah diamankan di Mapolres Pekalongan Kota. Tersangka akan dijerat Pasal 368 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. JSnews

Loading...