loading...
Bupati menanam padi di Desa Sapen. Dok. Pemkab Sukoharjo

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Dunia pertanian Kota Makmur Sukoharjo menunjukkan tren ke arah lebih baik. Hal ini ditunjukkan dengan tercapainya surplus beras.

Fakta itu disampaikan Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya ketika melaksanakan penanaman padi di hamparan sawah Desa Sapen, Kecamatan Mojolaban, Rabu (16/10). Selain menanam padi, Bupati membagikan alat mesin pertanian untuk petani.

Bupati menyampaikan, selama ini Kabupaten Sukoharjo dikenal sebagai lumbung pangan di Jawa Tengah. Hal itu terbukti pada 2018 lalu Sukoharjo mampu surplus beras sebanyak 135.723 ton.

Baca Juga :  Ditetapkan Zona Merah Covid-19 di Sukoharjo, Grogol Jadi Fokus Penyemprotan Disinfektan

Angka surplus beras tersebut meningkat 388 ton dibandingkan pada 2017. Dikatakan Bupati, surplus beras tersebut bisa dicapai karena berbagai inovasi yang dilakukan khususnya pengembangan pertanian modern.

“Selama ini, bantuan pemerintah untuk petani sudah sangat banyak dan beragam. Baik berupa benih, subsidi pupuk, alat mesin pertanian, pembangunan jaringan irigasi dan pengembangan sumber air,” jelas Bupati. Aria