JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Akademia

Prodi KPI IAIN Salatiga Ajak Penyuluh Agama Bijak Menggunakan Medsos

Kegiatan pengabdian masyarakat yang mengangkat tema Literasi Media bagi Penyuluh Agama, Tokoh Agama, Santri dan Masyarakat ini digelar di Aula Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Rabu (17/10/2019). istimewa
loading...
Loading...
Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam IAIN Salatiga mengangkat tema Literasi Media bagi Penyuluh Agama, Tokoh Agama, Santri dan Masyarakat ini digelar di Aula Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Rabu (17/10/2019). istimewa

SALATIGA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam IAIN Salatiga mengajak penyuluh agama di Kota Salatiga untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial (medsos). Kegiatan pengabdian masyarakat yang mengangkat tema Literasi Media bagi Penyuluh Agama, Tokoh Agama, Santri dan Masyarakat ini digelar di Aula Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Rabu (17/10/2019).

Dalam kegiatan yang diikuti 100 orang penyuluh agama ini, Maryatin sebagai narasumber mengingatkan peserta untuk berhati-hati terhadap semua konten yang beredar di medsos. “Karena terkadang adanya konsep dalam media yaitu bad news is good news,” ujar Ketua Prodi KPI IAIN Salatiga dalam rilis kepada JOGLOSEMARNEWS.COM, Rabu (17/10/2019),

Kewaspadaan, lanjut dia, diperlukan mengingat UU Informasi dan Transakso Elektronik (ITE) dapat menjerat pengguna medsos, mulai dari denda hingga hukuman penjara. “Tips nya ya kita harus banyak membaca, berfikir kritis dan mencari data,”imbuhnya.

Baca Juga :  Hasil Final Audisi PB Djarum 2019, Sisihkan 4.118 Atlet, 18 Pebulutangkis Muda Raih Beasiswa dan Resmi Bergabung di PB Djarum 

Sementara itu Ketua Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Salatiga Mudatsir menambahkan sebagai garda terdepan, penyuluh agama perlu memiliki sikap moderasi di era medsos sekarang ini. “Salatiga ini adalah kota toleran dan miniatur Indonesia. Perlu sikap moderasi untuk menyelamatkan jari-jari ini dalam berkomunikasi,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia Kegiatan M. Fahrudin Yusuf dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini didasari atas keresahan Prodi KPI IAIN Salatiga yang melihat masih minimnya kesadaran literasi media masyarakat. Penyuluh Agama dipilih sebagai sasaran program lantaran dinilai memiliki peran penting dalam masyarakat. Sehingga diharapkan penyuluh agama bisa ikut meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bijak dalam bermedia sosial.

Baca Juga :  Audisi 2019 Berakhir, Ketua PB Djarum Yoppy Rosimin Pastikan Audisi Tetap Berlanjut Tahun Depan dengan Format Baru!

Camat Tingkir, Nunuk Dartini menyambut baik kegiatan yang digelar Prodi KPI IAIN Salatiga. Menurut dia, tema yang diusung sangat sesuai dengan kondisi saat ini seiring dengan penyebaran berita bohong (hoax) yang masif, terutama melalui medsos. Marwantoro/*

Loading...