loading...
Foto/Istimewa

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM Kepala Sekretariat Bawaslu Jateng Kartini, Tjandra Lestari mengatakan selama pelaksanaan Pemilu 2019 ada 13 orang penyelenggara di Jawa Tengah yang meninggal dunia.

Mereka sudah mendapatkan santunan lebih awal dibandingkan luka berat dan luka ringan.

‘’Memang yang meninggal masuk klasifikasi terberat. Di Jawa Tengah, yang luka berat dan luka ringan totalnya 133 orang, khusus di Kabupaten Semarang ada empat orang,’’ paparnya.

Bawaslu Jateng telah meneliti ulang berkas para penerima santunan sebelum diajukan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) untuk pencairan dana.

Baca Juga :  Kasus Makin Meningkat, Ganjar Minta Masyarakat Tak Resah Jika Terjadi Darurat Sipil Terkait Wabah Corona!

Mekanisme pemberian santunan ditransfer melalui rekening bank masing-masing penerima.

“Jadi tidak diberikan cash, dari KPPN langsung ditransfer ke rekening penerima tanpa ada potongan satu persen pun. Boleh dicek, masing-masing mendapat  Rp 8,25 juta,’’ ungkapnya.

Berdasarkan data nasional tercatat ada 1.519 orang penyelenggara pemilu yang tumbang saat pelaksanaan Pemilu 2019.

‘’Ini hanya di Bawaslu saja. Kami diperintahkan Bawaslu RI untuk menyediakan anggaran pemberian santunan kepada yang terkena musibah,’’ ujarnya. JSnews

Baca Juga :  Cerita Haru Perjuangan Tenaga Medis Bertahan Lawan Virus Corona Usai Tertular Pasiennya. Syok Hingga Pingsan Saat Divonis Positif, Pesannya Bikin Trenyuh!