loading...

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kebakaran terjadi di hutan pinus di lereng Gunung Merapi kawasan Jurang Jero, Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, terbakar, Jumat (4/10/2019).

Hingga malam hari, api belum dapat dipadamkan.

“Kami dapat info sekitar pukul 11.10 WIB dan langsung meluncur ke lokasi,” kaya Wiryawan, Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional wilayah I (Sleman dan Magelang), Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM), Jumat (4/10/2019).

Ia mengaku belum mengetahui penyebab kebakaran tersebut serta berapa luas lahan yang terbakar. Namun itu tergantung angin. Jika angin kencang maka bisa menyebarkan api.

“Akan kita terjunkan tim juga untuk mengukur luasan lahan yang terbakar,” kata dia.

Baca Juga :  Gunung Merapi Kembali Semburkan Abu Setinggi 5.968 Meter

Kerugian akibat kebakaran tersebut, menurut Wiryawan bukan sekadar lahan yang terbakar itu saja. Melainkan juga keberadaan sumber air dan kualitas udara serta pemanasan global.

Sementara itu, Bawono, seorang relawan dari Jogja Magelang Elektronik mengatakan, kebakaran hutan berada di sisi barat daya Gunung Merapi.

Setelah Jumatan, kobaran api terus membesar karena tiupan angin yang kencang. Daun kering semakin mempermudah penyebaran api.

Sejumlah warga memang berusaha memadamkan api dengan peralatan ala kadarnya. Mereka juga menginformasikan kejadian kebakaran itu  kepada relawan dan instansi terkait.

“Api cepat membesar karena tiupan angin, sehingga api sulit dikondisikan,” kata Bawono.

Baca Juga :  Gunung Merapi Erupsi Lagi, Kolom Abu Vulkanik Setinggi 3000 Meter ke Arah Timur

Menurut dia, ratusan personel gabungan dari jajaran TNI/Polri, relawan, komunitas dan mobil pemadam kebakaran juga dilibatkan dalam pemadaman api.

“Dua unit mobil bisa ke lokasi, tapi kendalanya pasokan air sedikit,” kata dia.

www.tempo.co