loading...
Loading...
Kebakaran di lahan Perhutani Pulosari Wonogiri. Dok. Polres Wonogiri

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM-Belasan kejadian bencana berlangsung di Wonogiri hanya dalam waktu satu bulan pada September kemarin. Sementara total kerugian mencapai lebih dari 1 miliar.

Berdasarkan data yang diperoleh dari BPBD Wonogiri, tercatat 14 kejadian bencana pada September lalu. Semuanya merupakan kejadian kebakaran dengan rincian 4 kebakaran rumah dan 10 kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Sementara total kerugian mencapai Rp 1.402.000.000,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri, Bambang Haryanto, Rabu (9/10/2019).

Baca Juga :  Brakkk! Panas Cetar Membahana, Pohon Johar Besar Tumbang di Gobeh Gedong Ngadirojo Wonogiri. Lalu lintas di Jalur Provinsi Jateng-Jatim Macet

Dalam belasan peristiwa itu, seorang warga meninggal dunia. Selain itu 4 rumah rusak sedang.

“Untuk luas lahan Perhutani yang terdampar kebakaran mencapai 24 hektare. Sedangkan lahan milik rakyat yang terbakar mencapai 61 hektare,” kata dia.

Kejadian tersebar di delapan kecamatan di Wonogiri. Saat ini menurut dia masih memasuki musim kemarau. Potensi terjadi bencana kebakaran sangat tinggi. Kewaspadaan harus ditingkatkan terkait hal itu. Aria

Baca Juga :  Terungkap, Begini Tujuan Evaluasi Pelaksanaan Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat pada Pemilu 2019 oleh KPU Wonogiri

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM-Belasan kejadian bencana berlangsung di Wonogiri hanya dalam waktu satu bulan pada September kemarin. Sementara total kerugian mencapai lebih dari 1 miliar.

Berdasarkan data yang diperoleh dari BPBD Wonogiri, tercatat 14 kejadian bencana pada September lalu. Semuanya merupakan kejadian kebakaran dengan rincian 4 kebakaran rumah dan 10 kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Sementara total kerugian mencapai Rp 1.402.000.000,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri, Bambang Haryanto, Rabu (9/10/2019).

Baca Juga :  Pilkada Wonogiri 2020, Joko Lelur dan Sutarso Ambil Formulir Bacawabup Lewat PDIP

Dalam belasan peristiwa itu, seorang warga meninggal dunia. Selain itu 4 rumah rusak sedang.

“Untuk luas lahan Perhutani yang terdampar kebakaran mencapai 24 hektare. Sedangkan lahan milik rakyat yang terbakar mencapai 61 hektare,” kata dia.

Kejadian tersebar di delapan kecamatan di Wonogiri. Saat ini menurut dia masih memasuki musim kemarau. Potensi terjadi bencana kebakaran sangat tinggi. Kewaspadaan harus ditingkatkan terkait hal itu. Aria

Loading...