loading...
Kondisi rumah warga Dukuh Sukorejo, Padas, Tanon, Sragen luluh lantak dilalap kobaran api Minggu (27/10/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kabakaran hebat melanda permukiman di Dukuh Sukorejo, Desa Padas, Kecamatan Tanon, Sragen, Minggu (27/10/2019) pagi.

Kobaran api dahsyat melahap lima rumah milik empat warga di dukuh tersebut. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu namun kerugian material ditaksir mencapai angka hampir Rp 0,5 miliar.

Data yang dihimpun di lapangan, kobaran api pertama kali muncul pukul 09.35 WIB dari rumah Siswanto (56) warga Dukuh Sukorejo RT 5/3.

Diduga api muncul dari sisa tungku di dapur yang belum tuntas dimatikan. Rupanya sisa tungku kemudian membesar dan merembet melahap dinding dapur dan rumah.

Konstruksi rumah limasan yang sebagian terbuat dari kayu membuat kobaran api makin tak terkendali. Warga tak bisa berbuat apa-apa lantaran api makin membesar hingga melahap dua rumah limasan berkonstruksi tembok dan kayu milik korban.

Bahkan kobaran api yang terbawa angin kemudian merembet ke rumah di sekitarnya. Ada tiga rumah di sekitar yang ikut terbakar.

Baca Juga :  Pemkab Sragen Umumkan Libur Sekolah TK hingga SMP Diperpanjang sampai 11 April 2020. Semua Try Out Ujian Sekolah dan Ujian Nasional SD-SMP Dibatalkan

Masing-masing milik Supriyanto (39), milik Tukiman (55) dan milik Suyanto (51) semuanya di RT 5/3, Dukuh Sukorejo, Padas, Tanon.

Dari empat rumah itu, dua rumah milik korban pertama hancur tak tersisa. Sedangkan dua rumah milik Suyanto dan Tukiman dilaporkan mengalami rusak sedang.

“Nggak tahu awalnya Mas. Tahu-tahu tadi api sudah membesar dan semua warga berhamburan membantu memadamkan. Tapi air juga sudah sehingga api makin besar. Awalnya dari rumah Pak Siswanto lalu merembet ke rumah sampingnya,” ujar Jito, salah satu warga.

Tak lama berselang, tim pemadam kebakaran Sragen langsung tiba di lokasi. Tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api.

Kepala Dinas Satpol PP Sragen, Heru Martono melalui Pelaksana Lapangan Pemadam Kebakaran, Lilik Slamet mengatakan sesaat usai menerima laporan, tim langsung diterjunkan melakukan pemadaman.

Proses pemadaman agak terkendala lokasi gang yang sempit. Setelah berjuang hampir 4 jam, api baru berhasil dipadamkan.

“Data yang kami catat, jumlah rumah yang terbakar total ada 2 rumah limasan dengn ukuran 8 m x 12 m terbuat dari tembok dan kayu. Kemudian ada tiga rumah di samping kiri dan kanan yang rusak berat dan rusak ringan,” terangnya.

Baca Juga :  Cerita Api Sisa Tungku Bawa Petaka dan Bikin Geger Warga Satu Desa di Purbalingga

Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi menambahkan setelah menerima laporan, tim PMI bersama PSC 119 Sragen langsung meluncur ke lokasi melakukan assement dan back up medis.

“Tidak ada korban jiwa maupun luka pada peristiwa ini. Namun kerugian material meliputi rumah, perabot rumah tangga, elektronik, peralatan pertanian, surat berharga, uang tunai Rp 5.500.000,, perhiasan emas 12 gram dan satu ekor sapi milik Tukiman,” jelasnya. Wardoyo