JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Kebakaran Landa Hutan Lereng Gunung Lawu Karanganyar. Api Lahap 4 Hektare Lahan

Ilustrasi Puncak Lawu saat kebakaran
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Ilustrasi Puncak Lawu saat kebakaran

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Kebakaran melanda hutan di Lereng Gunung Lawu di Karanganyar.

Seluas 4 hektar hutan gunung Lawu terbakar selama musim kemarau ini.  Hutan Lawu yang terbakar tersebut, berada di Desa Tengklik, Desa Blumbang Kecamatan Tawangmangu, serta di Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso.

Dengan luasan hutan di Lawu Utara seluas 6038,50 hektar, kebakaran ini relatif kecil, jika dibandingkan dengan kebakaran hutan yang terjadi tahun lalu.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut di Kemuning Karanganyar, Minibus Pengangkut Rombongan Pendaki Hantam Tebing Lalu Terjerembab di Selokan. Satu Penumpang Tewas, 2 Luka-Luka

Hal tersebut dikatakan Asisten Perhutani, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (Asper BKPH) Lawu Utara, Widodo, kepada wartawan usai rapat koordinasi kebkaran hutan dan lahan (Karhutla) di Mapolres Karanganyar, Rabu (09/10/2019).

Menurut Widodo, dari empat heltar hutan yang tebakar tersebut, yang paling parah di daerah Beruk, Kecamatan Jatiyoso.

Di kawasan ini, berbatu, dan terbakar habis. Sedangkan di kawsan lain, hanya yang terbakar hanya semak-semak.

“Belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya kebakaran hutan ini. Hanya saja, untuk hutan yang berada di Desa Blumbang, titik api berasal dari bekas pembakaran arang yang dilakukan oleh warga,” kata dia.

Baca Juga :  Kabar Gembira, 9.000 PNS Karanganyar Segera Terima Gaji 13. Total Rp 43 Miliar, Catat Waktu Pencairannya!

Dijelaskannya, pengendalian kebakaran yang paling efektif di atas gunung dengan medan yang berat, adalah dengan membuat ilaran api, atau sekat bakar, dengan memisahkan yang terbakar dengan yang tidak terbakar, sehingga tidak merembet ke lokasi lain. Wardoyo