Dua tersangka korupsi megapungli bantuan hibah alsintan Sragen saat menjalani pemeriksaan akhir di Polres, Selasa (30/7/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Dua terdakwa kasus korupsi pungutan liar (pungli) bantuan alat mesin pertanian (Alsintan) APBN dan APBD Provinsi saling memberikan kesaksian dalam sidang lanjutan di PN Tipikor Semarang.

Keduanya sama-sama mengakui melakukan serah terima uang hasil pungli. Akan tetapi mereka berbeda dalam hal besaran yang diserahterimakan.

Sidang digelar di PN Tipikor dengan dipimpin ketua majelis hakim, Sutiyono. Selain dihadiri kedua terdakwa yakni mantan Kasi Alsintan Dinas Pertanian Sragen, Sudaryo dan THL POPT, Setyo Apri Surlitaningsih, sidang juga dihadiri jaksa penuntut dari Kejari Sragen yang dipimpin Kasie Pidana Khusus, Agung Riyadi.

Baca Juga :  Terungkap, Mayat Tinggal Tulang Berserakan di Selokan Desa Toyogo Sragen Diketahui Bernama Eko. Dikenali dari Pakaiannya

Sidang digelar mulai pukul 15.30 WIB sampai 17.30 WIB. Dalam sidang, Sudaryo dan Apri sama-sama saling bersaksi untuk perkara mereka atau menjadi saksi mahkota.

Advertisement

Di hadapan sidang, Sudaryo dan Apri sama-sama mengakui menyerahkan dan menerima uang hasil pungli dari kelompok tani penerima bantuan Alsintan.

Baca Juga :  Sragen Masih Level 3 PPKM, Bupati: Asal Masyarakat Patuh!

“Iya mereka saling mengakui. Apri mengakui menyerahkan uang hasil pungli dengan bahasa uang administrasi ke Sudaryo. Sudaryo juga mengakui menerima,” papar Agung, Kamis (10/10/2019).

Halaman:  
« 1 2 Selanjutnya › » Semua