loading...
Dua komplotan pencuri sibel di Desa Giromargo, Miri, Sragen diamankan di Mapolres Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM -Terbongkarnya pelaku pencurian panel sibel di sumur milik kelompok tani (Poktan) Guyub Rukub Desa Girimargo, Kecamatan Miri, Sragen, menguak sepakterjang komplotan tersebut. Komplotan yang digawangi Suwarno alias Kopet (35) asal  Dukuh Modro RT 2, Soko, Miri, Sragen dan Supri Marwanto alias Kentung (32)  asal Dukuh Baran RT 13, Desa Doyong, Miri, Sragen itu ternyata sudah berulangkali beraksi di beberapa wilayah.

Tak hanya itu, mereka juga lihai mencuri sibel lantaran satu di antara pelaku ternyata juga dikenal sebagai tukang pembuat sibel.

“Jadi mereka ini beraksi dengan berbagi tugas. Suwarno yang mengeksekusi mesin sibel, Supri yang mengawasi dan menunggu di kendaraan. Mereka beraksi boncengab sepeda motor. Tersangka Suwarno itu juga tukang buat sibel sehingga tahu seluk beluknya,” papar Kapolsek Miri, AKP Marsidi saat konferensi pers di Mapolres Sragen.

Baca Juga :  Perangi Corona, 26 Titik Jalur Protokol dan Kecamatan di Sragen Disterilisasi Pakai Desinfektan. Kapolres Wacanakan Tutup Jalur Kota Mulai Pungkruk-Pilangsari!

Kapolsek menguraikan aksi pencurian sibel yang digawangi keduanya sudah beberapa kali.

Tak hanya di Miri, mereka juga beraksi di beberapa wilayah kecamatan lain dengan sasaran mesin sibel.

“Suwarno ditangkap pagi hari, Supri ditangkap sesudahnya. Setelah mencuri, barang sibel curian tidak langsung dijual tapi dititipkan ke temannya,” urai Kapolsek.

Atas perbuatannya, mereka bakal dijerat padal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara.

Sementara, saat ditanya wartawan, Suwarno mengaku sudah empat kali beraksi di Miri, Sumberlawang dan beberapa wilayah lain. Namun untuk di Miri, ia mengaku baru sekali di Poktan Guyub Rukun Girimargo.

“Mesin sibelnya saya jual ke teman di Gondang. Harganya Rp 1 juta nanti hasilnya bagi dua. Saya Rp 500.000, Supri Rp 500.00. Kalau yang kemarin belum sempat dijual,” papar Suwarno.

Baca Juga :  Nggak Nyangka, Dukun Supranatural Pelaku Ritual Usir Corona di Alun-Alun Sragen Ternyata Pernah Nyalon Bupati. Mengaku Sempat Tirakat 40 Hari di Titik Nol Sragen

Ia mengaku menyasar mesin sibel karena selama ini sedikit banyak sudah memahami seluk beluk mesin sibel. Pengalaman itu didapat karena dia juga sering ikut rombongan membuat sumur sibel.

“Ngambilnya pakai tang,” tutur Suwarno. Wardoyo