loading...
Satuan Densus 88 Antiteror menggeledah sebuah rumah seorang terduga teroris di Tambun, Bekasi, Minggu (13/10/2019) / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Menindaklanjuti kasus penusukan Menko Polhukam Wiranto, tim Densus 88 Antiteror Polri melakukan penggeledahan di sebuah rumah kontrakan di Kampung Rawakalong, Desa Karangsatria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Minggu (13/10/2019).

Rumah kontrakan yang berada di RT 2 RW 4 merupakan tempat tinggal NAS, pria yang menyerahkan diri ke polisi ketika berada di Bandar Lampung Minggu (13/10/2019) pagi.

NAS diduga merupakan anggota JAD Bekasi yang berafiliasi dengan ISIS.

NA diduga masih berkaitan dengan jaringan teroris yang menyerang Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto di Pandeglang, Banten, beberapa hari lalu.

Baca Juga :  Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri Dinyatakan Positif Virus Corona

Kepala Polsek Tambun, Komisaris Siswo mengatakan, penggeledahan dilakukan oleh Densus 88 sejak Minggu siang. Pihaknya hanya membantu pengamanan di rumah kontrakan petak berdinding biru tersebut.

“Di sini hanya penggeledahan saja, sedangkan kami sifatnya membantu pengamanan,” kata Siswo di lokasi penggeledahan, Ahad, 13 Oktober 2019.

Berdasarkan pengataman Tempo, ada beberapa petugas yang masuk ke dalam rumah kontrakan tersebut.

Mereka memeriksa setiap berkas yang ada di dalam rumah di kontrakan di perkampungan itu. Tampak sejumlah buku-buku dengan sampul bendera yang identik dengan lambang ISIS.

Baca Juga :  Tak Tunggu Pusat, Beberapa Daerah Mulai Lockdown untuk Cegah Corona

Penggeledahan yang masih terkait dugaan penusukan Wiranto ini menjadi perhatian penduduk setempat. Sampai pukul 15.00, penggeledahan masih berlangsung.

Aparat polisi bersenjata laras panjang tampak melakukan penjagaan, penduduk setempat dilarang mendekat.

www.tempo.co