JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Penggeledahan Kamar Kos Terduga Teroris di Sukoharjo, Ada 3 Lokasi dan Ini Hasilnya

Ilustrasi teroris
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

Ilustrasi teroris

SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sedikitnya tiga lokasi digeledah tim Densus 88 Antiteror di wilayah Sukoharjo, Selasa (15/10/2019). Sejumlah barang pun disita dari tempat-tempat tersebut.

Informasi yang dihimpun, tempat atau tepatnya kamar kos yang digeledah ada tiga lokasi. Yakni di Dukuh Serongan RT 1 RW 2 Desa Mayang Kecamatan Gatak, selanjutnya di Dukuh Tegalrejo RT 3 RW 5, Desa Purbayan Kecamatan Baki, dan Dukuh Ngemplak RT 2 RW 5 Desa Mayang Kecamatan Gatak.

Kamar kos milik terduga teroris lain, JL ada di Dukuh Tegalrejo RT 3 RW 5, Desa Purbayan, Baki. Selanjutnya kamar kos milik terduga teroris SH yang tinggal di Dukuh Ngemplak RT 2 RW 5, Desa Mayang, Gatak.

Baca Juga :  Info COVID-19 Sukoharjo Lur, Pasien Meninggal Tambah 1, Kasus Baru Melonjak Sehari 25 Hingga Menjadi Total 1.424

Tim Densus 88 menyita sejumlah barang bukti. Antara lain sembilan proyektil peluru, parang, pisau kecil, laptop, buku, handphone, dan juga sebuah denah.

Ketua RT 3 RW 5 Dukuh Tegalrejo, Erik membenarkan adanya penggeledahan tersebut. Petugas Densus 88 mulai melakukan penggeledahan sekitar pukul 14.00 WIB.

Di Dukuh Ngemplak, Ketua RT 2 RW 5 , Heru mengatakan, penggeledahan oleh tim Densus 88 dimulai sekitar pukuk 15.30 WIB. Dia mengaku hanya diminta untuk ikut menyaksikan proses penggeledahan tersebut.

Baca Juga :  Ini Lho Sebaran Kasus Aktif COVID-19 Per Kecamatan di Sukoharjo, Ternyata Tidak Ada Perubahan Data Baik Kasus Baru Meninggal Maupun Sembuh Dibandingkan Hari Sebelumnya

Ditanya tentang keseharian SH, Heru mengaku seperti kebanyakan warga lainnya.

Sementara di Dukuh Serongan RT 1 RW 2, Desa Mayang, Gatak digeledah rumah kontrakan yang dihuni oleh terduga teroris AK. Yang bersangkutan baru dua bulan menempati rumah tersebut.

Ketua RT 1 RW 2 Dukuh Serongan, Sri Widodo, menyebutkan hanya diminta menyaksikan penggeledahan. Menurut dia, tim tidak mendapatkan hasil sitaan.

Kapolsek Gatak, AKP Yuliyanto menegaskan hanya diminta membantu pengamanan di sekitar lokasi. Aria