loading...
Komunitas Peduli Stroke Mardi Rahayu Kudus kamoanye bahas stroke di Alun-alun Simoang Tujuh Kudus, Selasa (29/10/2019). Tribunjateng.com/Rifqi Gozali

JOGLOSEMARNEWS.COM – Stroke, salah satu penyakit mematikan yang diidentikkan dengan orang tua. Tetapi sekarang stroke juga bisa mengancam generasi muda.

Dokter spesialis saraf Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus, Noviandi Herlambang mengatakan, usia dulu menjadi faktor risiko tinggi serangan stroke. Penyakit yang disebabkan gangguan peredadan pembuluh darah di otak itu kini juga mengancam mereka yang berusia muda.

“Dulu usia menjadi faktor risiko yang sangat diperhatikan tapi sekarang menjadi satu faktor risiko yang kurang lebih sama.

Karena sekarang yang usia muda kurang lebih karena life style ya. Usia-usia muda kena stroke juga banyak. Umur 30-an juga ada. Umur 25 sudah ada.

Jadi betul-betul faktor life style ini sangat berperan di sini,” kata Noviandi, Selasa (29/10/2019).

Oleh karenanya, dia mengimbau kepada anak muda agar memperhatikan gaya hidup. Sekarang, banyak anak muda yang tingkat pekerjaannya memiliki tingkat stresor tinggi.

Baca Juga :  Viral Hirup Uap Panas Bunuh Virus Corona, Dokter Spesialis Penyakit Dalam: Tidak Bermanfaat

Tentu, hal itu harus diimbangi dengan hal-hal positif yang bersifat menenangkan pikiran. Kemudian pola hidup yang serba praktis juga perlu diperhatikan.

Misalnya kebutuhan akan makanan, banyak saat ini yang lebih memilih yang praktis.

“Imbauan untuk anak muda harus perhatikan lifestyle. Anak muda sekarang punya tingkat pekerjaan yang stresornya tinggi.

Itu sangat perlu diperhatikan. Pola hidup sehari-hari karena kan serba praktis ya.

Makanan-makanan cepat saji ternyata itu membawa dampak yang tidak sedikit di hari-hari depannya termasuk tidak sempat untuk olah fisik makin lama makin obesitas. Kurang lebih seperti itu,” katanya.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus, Pujianto mengatakan, ada beberapa faktor sehingga stroke menyerang.

Stroke karena penyumbatan pembuluh darah di otak disebabkan berbagai hal. Utamanya karena gaya hidup.

“Kalau karena sumbatan, ini soal gaya hidup. Soal kegemukan, kelebihan kolesterol, soal diabetes, peredaran darah tidak lancar. Tentu harus dikendalikan. Perlu ada pemeriksaan rutin.,” kata Pujianto.

Baca Juga :  CATAT! WHO Tegaskan Virus Corona Tidak Menular Lewat Udara

Kemudian stroke akibat perdarahan di otak, katanya, bisa terjadi karena tekanan darah tinggi atau karena gangguan pembuluh darah yang ada di otak.

“Kalau ada tekanan darah tinggi tensinya dipeehatikan, kalau ada diabetes kendalikan kalau ada kolesterol kendalikan. Ini harus segera mendapat penanganan medis,” katanya. 

www.tribunnews.com

Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Stroke Kian Mengancam Usia Muda, Gaya Hidup Ini Jadi Sebab Utama, Artikel Asli