loading...
Kondisi tembok depan PT Trust Masaran, Sragen roboh diterjang angin puting beliung, Selasa (29/10/2019) pagi. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Musibah angin puting beliung yang menerjang beberapa titik di Kecamatan Masaran, Sragen, Senin (28/10/2019) petang menimbulkan banyak kerusakan.

Data terbaru yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen mencatat ada sejumlah kerusakan fasilitas mulai dari lapak, kios semangka, rumah hingga pabrik.

Menurut hasil pendataan Selasa (29/10/2019), kerusakan di Masaran meliputi tiga pohon besar tumbang di jalur Solo-Sragen wilayah Desa Krikilan, Masaran.

Tumbangnya pohon membuat arus lalu lintas Solo-Sragen sempat macet karena pohon tumbang merintangi jalan.

Kemudian ada empat tiang listrik yang roboh sehingga membuat jaringan listrik sempat padam hampir 7 jam.

Lantas ada empat kios di lapak semangka di tepi jalur utama Desa Krikilan, Masaran yang ambruk rusak parah dan satu kios rusak ringan.

Baca Juga :  Lawan Corona Virus, Semua Karang Taruna dan RT di Desa Tangkil Sragen Serentak Gelar Penyemprotan Desinfektan. Semua Pemudik Didata dan Dipantau Bersama, Bupati Pesan Senantiasa Jagak Jarak

Tidak hanya itu, terjangan puting beliung juga membuat parkiran RSU PKU Muhammadiyah Masaran hancur. Lantas tembok bagian depan pabrik PT Trust Masaran juga roboh. Berikutnya ada dua rumah yang hancur tertimpa pohon yakni di Dukuh Kauman RT 11, Masaran dan satunya rumah milik Sutarno, warga Dukuh Kauman RT 2/1.

“Lima stand di Pasar Malam yang ada di Lapangan Masaran juga ambruk. Tapi tidak ada korban jiwa dalam kejadian tadi malam,” papar Kepala BPBD Sragen, Sugeng Priyono, Selasa (29/10/2019) pagi.

Kondisi deretan kios semangka di Krikilan, Masaran yang roboh diterjang angin puting beliung. Foto/BPBD

Sugeng menguraikan semua kerusakan sudah tertangani sejak kejadian kemarin petang hingga tadi malam. Pagi tadi, tim kembali diterjunkan untuk menyisir beberapa lokasi yang masih membutuhkan evakuasi.

Baca Juga :  Tiga Keanehan Hari-Hari Terakhir Edo, Pemuda Asal Tanon Sragen Jelang Bunuh Diri Nyemplung Sumur Tua di Bonagung. Dari Mendadak Linglung Hingga Bingung Minta Diobati!

“Tinggal di beberapa titik, ini masih disisir tim ke lapangan. Tadi ada SD yang terdampak, tapi juga sudah tertangani,” tandasnya. Wardoyo