JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Tinggal PKS yang Jadi Opisisi Terhadap Jokowi

tempo.co
madu borneo
madu borneo
madu borneo

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Setelah tak ada sinyal Jokowi melakuan lobi terhadap Partai Keadilan Sejahtera (PKS), partai tersebut menegaskan untuk menjadi oposisi bagi kabinet Jokowi – Ma’ruf.

Ketua Fraksi PKS di DPR, Jazuli Juwaini mengatakan partainya komitmen menjadi oposisi pemerintah periode 2009-2024. Menurut dia, posisi poltik tersebut akan membuat partainya lebih terhormat pada saat memberikan masukan permasalahan kebangsaan kepada pemerintah.

“PKS akan lebih leluasa, terhormat, bermartabat dan objektif dalam menawarkan solusi kebangsaan jika tetap berada di luar pemerintahan,” ucapnya saat dihubungi Minggu (13/10/2019)

Petinggi PKS itu pun melontarkan alasan lain. Dia menyatakan pilihan menjadi oposisi juga untuk menghormati partai lain yang sejak awal mendukung pasangan Joko Widodo atau Jokowi – Ma’ruf Amin di Pemilihan Presiden 2019.

Baca Juga :  Terkait Prostitusi Anak, Polres Pidie Buru Laki-laki Penggunanya

Di parlemen peran PKS sebagai penyeimbang juga bakal semakin maksimal. Jazuli mengklaim PKS juga memiliki kader-kader terbaik yang menjadi kepala daerah.

“PKS tidak ingin masuk kabinet karena ingin menghormati partai-partai yang berkeringat memenangkan Jokowi – Ma’ruf Amin,” ujarnya.

Dalam Pilpres 2019, PKS mendukung duet Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno bersama Partai Gerindra, Partai Demokrat, dan Partai Amanat Nasional. Jagoan mereka kembali dikalahkan oleh Jokowi setelah Pilpres 2014.

Baca Juga :  Ma'ruf Amin: Tim MUI Lakukan Pengecekan Kehalalan Vaksin Covid-19 ke Cina

Setelah Jokowi – Ma’ruf ditetapkan sebagai pemenang, Partai Demokrat, Partai Gerindra, dan PAN santer merapat ke kubu pemerintah.

Bahkan pada Kamis dan Jumat pekan lalu Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto datang ke Istana Merdeka membahas koalisi bersama Jokowi.

Jika tiga partai bekas rival Jokowi di pilpres tersebut menyeberang menjadi pendukung pemerintah, dari sembilan partai yang lolos ke DPR hanya PKS yang berada di luar pemerintahan. 

www.tempo.co