loading...
Loading...
Tim PMI Sragen dan Polres saat melalukan evakuasi jasad korban tewas di kecelakaan perempatan Bener, Ngrampal, Sragen, Kamis (14/11/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Sragen-Ngawi, Bener, Ngrampal tepatnya di Perempatan Bener, Kamis (14/11/2019) dinihari pukul 00.50 WIB.

Dua orang ditemukan tewas mengenaskan dalam kejadian tersebut.

Data sementara yang dihimpun JOGLOSEMARNEWS.COM, kedua korban tewas diduga adalah korban tabrak lari. Mereka ditemukan tergetak di dekat sepeda motornya yang remuk.

Motor tersebut diketahui jenis Honda Beat dengan nomor polisi AE 3825 LV.

Dari hasil pendataan di Posko PMI, satu korban tewas diketahui bernama Agus Suyono (32) warga Dukuh Blandongan Rt. 02/10, Ngawi, Ngawi, Jawa Timur.

Sedangkan satu korban tewas belum diketahui identitasnya. Ironisnya, keduanya ditemukan dalam kondisi luka parah dan nyaris tak bisa dikenali lagi.

Baca Juga :  Kronologi Kecelakaan Maut Mobil Dinas Pemkab Sragen Tewaskan Satu Pemotor di Nglorog. Mobil Diketahui Sempat Begini Sebelum Menggasak 2 Motor... 

“Informasinya sempat terseret karena ada bekas memanjang. Karena kejadian tengah malam tadi pas mungkin kondisi lalin agak sepi. Berkas ceceran darah juga tak mengumpul,” ujar Agung, salah satu warga Bener, Kamis (14/11/2019).

Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi mengungkapkan setelah menerima laporan dari call center PSC 119, tim langsung meluncur ke lokasi dengan ambulans PMI untuk melalukan assesment dan evakuasi korban.

“Sampai lokasi tim mendapati ada 2 korban kondisi meninggal dunia dengan luka tak beraturan,” paparnya.

Kemudian kedua korban langsung dievakuasi ke instalasi forensik RSUD dr. Soehadi Prijonegoro, Sragen untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Baca Juga :  Fakta Baru Tewasnya Siswa PSHT Sragen, Kasat Reskrim Ungkap Belum Temukan SOP Latihan. Sertifikat Pelatih Untuk Tersangka Juga Belum Ada! 

“Satu korban belum diketahui identitasnya,” terangnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum bisa dimintai konfirmasi karena masih menunggu laporan dari tim Unit Laka yang bertugas di lapangan. Wardoyo

 

Loading...