JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Peluang Bupati Yuni Maju Pilkada Lewat PDIP Makin di Atas Angin. Siapa Wakilnya? 

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Langkah Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati untuk kembali berbaju merah di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sragen 2020 semakin dekat.

Ini menyusul sinyal positif dari PDIP yang mendelegasikan rehabilitasi untuk Yuni kepada DPC PDIP Sragen.

Kondisi itu makin memuluskan langkah Yuni untuk kembali menjadi kader PDIP sekaligus mengusungnya di Pilkada 2020.

Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI-P Sragen Suparno mengatakan proses rehabilitasi untuk Yuni hampir pasti diterima. Menurutnya Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P tidak akan memberikan keputusan rehabilitasi.

Akan tetapi DPP sudah menyerahkan keputusan tersebut kepada DPC, yang lebih paham dengan rekam jejaknya.

“Rehabilitasi diserahkan kepada masing-masing daerah. Ada suratnya, surat udah kemarin itu berlaku nasional. Karena DPP tidak akan memberikan sebuah keputusan, intinya diserahkan kepada DPC,” ungkap Suparno kepada wartawan (4/11/19).

Baca Juga :  Tertular dari Bosnya asal Solo, Buruh Pabrik Kayu Asal Sumberlawang Sragen Yang Positif Covid-19 Akhirnya Berhasil Sembuh. Sempat Berjuang Selama Sepekan Melawan Virus

Untuk diketahui Bupati yang akrab disapa Mbak Yuni maju pilkada 2015 melalui partai Gerindra, karena tidak mendapat rekomendasi dari PDI-P.

Saat Pilpres April 2019 lalu, Yuni berseberangan dengan instruksi Partai Gerindra. Sehingga dia mundur dari Dewan Pembina DPC Gerindra Sragen.

Yuni kemudian mengajukan rehabilitasi kembali menjadi kader PDI-P, saat Konggres di Bali beberapa saat lalu.

DPP menyerahkan keputusan rehabilitasi kepada DPC. Sementara ini Ketua DPC PDI-P Sragen dijabat adik kandung Yuni, yakni Untung Wibowo Sukowati.

Namun demikian Suparno mengungkapkan, tidak serta merta DPC langsung meloloskan permintaan rehabilitasi menjadi kader Banteng Moncong Putih.

Karena harus melihat sejumlah aspek, di antaranya, elektabilitas, komitmen termasuk rekam jejak selama menjadi kader partai.

“Tapi dilihat dari sektor elektabilitas, komitmen, dan rekam jejak. Karena daerah lebih mengerti rekam jejak secara detail,” jelas Suparno.

Baca Juga :  Kabar Baik, 3 Warga Sragen Positif Covid-19 Kembali Dinyatakan Sembuh. Total Sudah 60 Pasien Sembuh, Tinggal 23 Pasien Dirawat, 3 Meninggal Dunia

Dengan kondisi demikian DPC PDI-P Sragen telah menyerahkan nama Kusdinar Untung Yuni Sukowati sebagai bakal calon bupati tunggal. Sementara lima nama telah diusulkan untuk menjadi wakil Yuni di Pilkada 2020 mendatang.

“Ada satu balon bupati dan lima wakil. Sudah kita laporkan secara administrasi ke DPP. Yang daftar (melalui PDI-P) kita paparkan,” ujarnya.

Suparno mengaku, pihaknya sudah memaparkan nama-nama yang diusung maju pilkada termasuk rekam jejak dan komitmennya. Sementara semua keputusan rekomendasi cabub-cawabup menjadi kewenangan DPP PDI-P.

“Tapi tidak tahu nanti nama wakil yang dipilih. Banyak pertimbangan selain elektabilitas siapa yang bakal menang nantinya,” pungkas Ketua DPRD Sragen 2019-2024 itu. Wardoyo