JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Hujan Badai Landa Karanganyar, Puluhan Pohon Trembesi Tumbang Timpa Kendaraan. Jalur Pantura Timur Lumpuh Total, PB Djarum Diminta Bertanggungjawab! 

Kondisi mobil yang tertimpa pohon di jalur Karanganyar, Demak akibat hujan badai yang menerjang wilayah pantura, Senin (4/11/2019). Foto/Istimewa
Kondisi mobil yang tertimpa pohon di jalur Karanganyar, Demak akibat hujan badai yang menerjang wilayah pantura, Senin (4/11/2019). Foto/Istimewa

DEMAK, JOGLOSEMARNEWS.COM – Hujan badai disertai angin kencang menerjang wilayah Karanganyar, Pantura, Senin (4/11/2019). Akibatnya puluhan pohon tumbang di sepanjang jalur Pantura Demak, Jawa Tengah. Pohon yang tumbang sempat menimpa kendaraan yang melintas dan menutup badan jalan.

Sejumlah kendaraan terpaksa berhenti di tengah jalan karena terhalang batang pohon, sekaligus menghindari pohon lain yang akan tumbang.

Pohon-pohon yang bertumbangan mulai dari Desa Wonoketingal Kecamatan Karanganyar – Desa Sambung, Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak.

“(Pohon) trembesi di daerah Trengguli dari Trengguli ke arah Karanganyar banyak yang tumbang 26 pohon,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak, Agus Nugroho kepada wartawan, Senin (4/11/2019).

Baca Juga :  Wouw... Hutan Tinjomoyo Bakal Dilengkapi Jembatan Kaca

Data yang diterima di BPBD, tumbangnya pohon menimpa dua mobil dan dua sepeda motor.

Namun belum diketahui apakah ada korban jiwa dalam kejadian itu. Salah satu mobil sedan tertimpa pohon sempat tak terlihat karena seluruh bodi tertutup pohon.

Agus menjelaskan, pohon-pohon trembesi di sepanjang jalur Pantura Demak itu yang menanam dan memelihara adalah perusahaan rokok PT Djarum Kudus. Pihaknya pun segera menerjunkan tim sekaligus menghubungi PT Djarum Kudus untuk melakukan pembersihan.

Baca Juga :  YKAN Dorong Praktik Budi Daya Udang Ramah Lingkungan

“Tolong PT Djarum Kudus ikut keluar untuk membersihkan pohon-pohon Trembesi tersebut, jangan setelah dibersihkan dan dipinggirkan, tinggal mengambil. Karena pohon-pohon trembesi tersebut yang menanam dan memelihara serta mengambil kayunya adalah Perusahaan Rokok PT Djarum Kudus,” ujarnya.

Sementara akibat kejadian itu, jalur pantura sempat lumpuh kurang lebih selama satu jam. Jalur yang menghubungkan Semarang – Kudus itu sempat diberlakukan contraflow saat upaya evakuasi. Wardoyo