JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Pertamina Punya 3 Komisaris, Ahok Pimpinannya

Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok (kanan) / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) hari ini menunjuk tiga Komisaris PT Pertamina (Persero) yang baru. Ketiganya adalah Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok sebagai Komisaris Utama, lalu Budi Gunadi Sadikin jadi Wakil Komisaris Utama, dan Komisaris Jenderal Polisi Condro Kirono sebagai Komisaris.

Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan,penunjukan ketiga komisaris itu dimaksudkan sebagai perpanjangan tangan Kementerian guna mengawasi perseroran migas itu, agar berjalan dengan semestinya. “Seperti kata Pak Erick Tohir (Menteri BUMN) katakan, Pak Ahok sebagai Komut di sana sebagai ketua kelasnya, komisaris untuk melakukan pengawasan dan melakukan strategi plan Pertamina,” ujar Arya di Kementerian BUMN, Senin, 25 November 2019.

Baca Juga :  Lelakon, Ditingal Suami Salat Subuh di Masjid, Sang Istri Malah Selingkuh dengan Oknum Satpol PP

Dia mengungkapkan, penunjukan tiga komisaris yang baru, tidak akan membuat adanya perubahan kewenangan antara Kementerian dan Pertamina. Para komisaris hanyay ditugaskan untuk menjalankan kewajibannya sebaik mungkin sebagai pengawas.

“Kan sayang kita melantik atau memilih orang banyak untuk jadi komisaris tapi akhirnya yang melakukan pengawasan detail kementerian lagi,” ujar Arya.

Arya pun menuturkan, setiap komisaris di Pertamina mempunyai porsi kerja dan tugas khusus masing-masing. Menurut dia, komisaris pada perseroan migas pelat merah tersebut mempunyai aturan mainnya sendiri. “Jadi selama itu menjadi kewenangan komisaris, kita harapkan Pak Ahok bisa menjadi ketua kelasnya para komisaris,” katanya.

Baca Juga :  Kasus Joko Tjandra, MAKI Ungkap Dugaan Percakapan Jaksa Pinangki dan Anita Kolopaking

Adapun penunjukan ketiganya Ahok, Budi Gunadi dan Candra Kirono itu dilakukan pada pukul 10.10 WIB. Tak lama setelah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa, PT Pertamina (Persero) langsung mengumumkan profil pejabat baru mereka.

Dalam rapat tersebut, Kementerian BUMN resmi menunjuk empat orang baru yang menjadi komisaris dan direksi di perusahaan pelat merah. Pergantian direksi dan komisaris merupakan kewenangan pemegang saham,” ujar juru bicara Pertamina, Fariyah Usman di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin, 25 November 2019.

www.tempo.co