JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Sambangi Pabrik Acidatama di  Karanganyar, Menteri Pertanian Ingatkan  Pengunaan Zat Kimia Yang Ramah Linkungan! 

Mentan, Syahril Yasin Limpo saat kunjungan di Pabrik Indo Acidatama Karanganyar, Sabtu (16/11/2019). Foto/Wardoyo


Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra
Institut Sains Teknologi Kra
Mentan, Syahril Yasin Limpo saat kunjungan di Pabrik Indo Acidatama Karanganyar, Sabtu (16/11/2019). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Menteri Pertanian, Syahril Yasin Limpo mengapresiasi kemampuan teknologi yang dimiliki Indonesia dalam pengolahan pupuk organik. Meski demikian pihaknya akan menyoroti perkembangan dunia industri terutama agar ramah lingkungan.

Hal itu disampaikan saat mengunjungi pabrik Indo Accidatama yang berada di Kecamatan Kebakramat, Sabtu (16/11/2019). Menurut Mentan, dalam upaya peningkatan produktivitas pangan perlu adanya berbagai pendekatan dari berbagai sektor seperti sektor teknologi, maupun ilmu pengetahuan, penelitian dan pengembangan.

“Saya pikir, teknologi kita cukup bagus dalam mengolah dan membuat pupuk organik, untuk menunjang produktivitas pertanian.Tadi saya melihat bagaimana proses produksi milik perusahaan Indo Accidatama dalam mengolah pupuk organik yang terbuat dari tetes tebu,” katanya.

Mantan Gubernur Sulawesi Selatan ini mengaku juga terus menyoroti setiap perkembangan pabrik dalam dunia petanian yang memiliki potensi. Itu untuk meningkatkan kualitas maupun kuantitas produksi pangan.

Baca Juga :  Hadir di Sragen, Menteri Pertanian Isyaratkan Pemerintah Siap Ekspor Beras Besar-Besaran Bulan Depan. Tujuannya, Kemana Aja yang Membutuhkan

Ia juga mengatakan pengawasan juga dilakukan agar pemanfaatan perkembangan teknologi, tetap mengutamakan menggunakan zat kimia yang ramah lingkungan.

Syahrul Yasin Limpo juga berharap, dengan berbagai perkembangan pabrik pupuk organik di indonesia, kuantitas produksi beras semakin meningkat dan sektor pertanian menjadi lebih baik.

“Saya berharap dengan penerapan teknologi ini, akan terjadi peningkatan kualitas produksi pangan di Indonesia menjadi lebih dari sepuluh ton per hektar,” ujarnya.

Disisi lain, dalam kunjungan kerja tersebut, Syahril Yasin Limpo, bersama rombongan sempat melakukan peninjauan ke sejumlah bagian pabrik. Mulai ruang pengolahan pupuk organik diantaranya ruang produksi, logistik, hingga ke ruang pengemasan. Wardoyo