
SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – SD Muhammadiyah 1 Solo menggelar peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 dengan konsep kreatif bertajuk Sound and Soul Festival (Suara dan Jiwa). Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Senin–Selasa (27–28/4/2026), dengan melibatkan seluruh siswa dan orang tua.
Berbagai agenda digelar dalam kegiatan tersebut, mulai dari lomba senam Indonesia sehat, gerak dan lagu “Rukun Sama Teman”, hingga bazar Market Day yang menjadi sarana pembelajaran kewirausahaan bagi siswa sejak dini.
Kepala SD Muhammadiyah 1 Solo, Sri Sayekti, mengatakan peringatan Hardiknas tahun ini dirancang tidak sekadar seremonial, tetapi juga menanamkan nilai karakter dan kebiasaan positif bagi siswa.
“Untuk menjadi generasi hebat yang berkemajuan dan berkeadaban, anak-anak harus memulai dari pembiasaan dan budaya yang baik. Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai tersebut,” ujarnya, seperti dikutip dalam rilisnya ke Joglosemarnews.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan orang tua dalam kegiatan bazar Market Day yang dinilai mampu memperkuat kolaborasi antara sekolah dan keluarga.
Menurutnya, gerakan “Rukun Sama Teman” menjadi bagian penting dalam penguatan karakter sekaligus upaya mencegah perundungan di lingkungan sekolah.
“Kecerdasan intelektual saja tidak cukup untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Harus ada keseimbangan antara kesehatan mental, fisik, dan akhlakul karimah,” imbuhnya.
Sekolah yang berlokasi di Jalan Kartini No 1, Ketelan, kawasan Pura Mangkunegaran itu terus berkomitmen menjadikan sekolah sebagai rumah kedua bagi siswa. Karena itu, dibutuhkan kerja sama seluruh elemen, mulai dari kepala sekolah, guru, siswa, hingga orang tua.
Dengan mengusung semangat “3B” yakni Belajar, Berkarya, dan Berprestasi, peringatan Hardiknas 2026 diharapkan mampu menjadi momentum kebangkitan generasi muda yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing global.
“Kita harus saling menjaga, saling berkembang, dan tumbuh menjadi generasi Indonesia hebat. Tidak boleh ada jarak atau permusuhan di antara siswa,” tegasnya.
Selama kegiatan berlangsung, para guru turut mendampingi siswa untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, tertib, dan bermakna.
Pihak sekolah berharap, melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya merasakan kegembiraan, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang religius, cerdas, sehat, dan kreatif. [*]
Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.














