JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Siswa SMP Ini Jadi Anggota Geng Motor, Tawuran, Bacok Korbannya Sampai Tewas

FAP (16), di Mapolres Metro Jakarta Utara, Selasa (26/11/2019) / tribunnews

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Tawuran antar anggota geng motor yang mengakibatkan seorang luka bacok terjadi di Sunter, Jakarta. Mirisnya, pelaku pembacokan berinisial FAP, ternyata masih duduk di kelas 3 SMP berusia 16 tahun.

“Saya masih kelas 3 SMP. Masih 16 tahun,” ucapnya saat diekspose di Mapolres Metro Jakarta Utara, Selasa (26/11/2019).

FAP mengaku terlibat dalam tawuran lantaran dipaksa oleh teman-temannya anggota geng motor VDM (Vademangan).

Mereka lantas menyerang geng motor Sunter Kangkungan setelah sempat janjian lewat WhatsApp.

Baca Juga :  Peringatan, Muncul Potensi Gempa Dahsyat dan Tsunami Setinggi 20 Meter di Selatan Pulau Jawa. BKMG Imbau Ini Yang Harus Dilakukan Masyarakat!

“Karena emosi tinggi sama anak Sunter Kangkungan,” katanya.

FAP ditangkap usai menjadi pelaku utama pembacokan yang menewaskan korban Herly Suprapto (27). Saat tawuran maut terjadi Minggu (24/11/2019), FAP dibonceng teman se-gengnya berinisial FF.

FF sendiri mengaku baru berusia 14 tahun.

“Saya masih kelas 2 SMP, masih 14 tahun. Saya cuman nyetir motor doang,” kata FF.

Baca Juga :  Merasa Bantuan Kuota Internet dari Kemdikbud Kurang, Banyak Warga Mengadu ke KPAI

Polisi akhirnya menangkap FAP dan FF beserta enam orang anggota geng motor lainnya 15 jam pascakejadian. FAP dan FF dijadikan tersangka, sementara enam lainnya masih diproses.

Polisi menjerat tersangka dengan pasal 170 ayat 2 ke 3 KUHP juncto pasal 55, 56 juncto pasal 358 KUHP tentang pengeroyokan yang mengakibatkan matinya orang.

“Tersangka terancam hukuman 12 tahun penjara,” ucap Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto.

www.tribunnews.com