JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Viral Polisi di Grobogan Ini Ikhlaskan Mobil Xenianya Jadi Ambulans Untuk Warga. “Nanti Kalau Ada Rejeki Beli Lagi” 

Foto/Humas Polda
Foto/Humas Polda

GROBOGAN, JOGLOSEMARNEWS.COM  Niat mulia yang dilakukan Brigadir Shodig, anggota Bhabinkamtibmas Polsek Kedungjati mendapatkan apresiasi dari Kapolda Jateng, Irjen Pol Rycko Amelza Danhil.

Bentuk apresiasi tersebut disematkan dalam sebuah penghargaan yang diserahterimakan di Mapolda Jateng, kemarin.

Saat dikonfirmasi, Brigadir Shodig mengaku tidak menyangka dirinya bisa dipanggil pimpinan tertinggi kepolisian daerah Jawa Tengah.

Menurutnya, apa yang sudah dilakukannya ini sudah menjadi tanggung jawab karena tugasnya menjadi anggota Bhabinkamtibmas untuk melayani masyarakat Desa Jumo, yang memang menjadi desa binaannya.

“Waktu menerima penghargaan, Kapolda mengatakan kepada saya untuk melanjutkan, bekerja ikhlas dan tanpa pamrih karena Tuhan yang akan membalas. Saya pribadi beserta isteri tidak menyangka sampai dipanggil mendapatkan penghargaan ini. Terima kasih atas perhatian yang sangat besar ini bagi kami,” ujar Brigadir Shodig, kemarin.

Baca Juga :  Gerakan 14 Hari Serempak Memakai Masker Berkumandang di Pati

Brigadir Shodig merupakan anggota Bhabinkamtibmas di lingkungan Polsek Kedungjati. Suami dari Irawati ini mendapatkan tugas untuk membina masyarakat Desa Jumo.

Di desa ini, sarana angkutan untuk warga yang hendak berobat belum ada. Karena itu, ia mengutarakan niatnya kepada sang isteri untuk menjadikan mobil Xenia warna silver, yang saat itu merupakan mobil pribadi keluarga, diubah menjadi mobil ambulan.

Baca Juga :  Tega Nian, Datang Minta Restu Hendak Melamar Anak Gadis, Duda Asal Tegal Bawa Calonnya ke Losmen. Setelah 4 Kali Disetubuhi, Korban Ditinggal Kabur dengan Alasan Tak Pernah Cinta!

“Akhirnya setelah saya utarakan niat itu kepada istri. Bersyukur dia juga sepakat. Saya dan istri merelakan mobil pribadi kami menjadi ambulan berikut dengan konsekuensinya’’.

‘’Untuk keperluan keluarga, sekarang kami menggunakan sepeda motor. Kami berkeyakinan, rizki itu akan datang dari berbagai penjuru jalan. Nanti kalau ada rizki lebih bisa beli (mobil-red) lagi,” ujar pria yang tinggal di Desa Ngambakrejo, Kecamatan Tanggungharjo ini, Kamis (28/11/2019). JSnews