JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Awas, Main-main Sembako Jelang Natal, Kapolres Karanganyar Ancam Beri Tindakan Tegas!

Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi saat memimpin sidak ketersediaan pangan jelang Nataru, Selasa (17/12/2019). Foto/Wardoyo
Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi saat memimpin sidak ketersediaan pangan jelang Nataru, Selasa (17/12/2019). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR,JOGLOSEMARNEWS.COM Polres dan Pemkab Karanganyar mengancam akan menindak tegas segala bentuk aksi spekulan bahan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru.

Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi, akan mengambil tindakan tegas terhadap para spekulan harga yang mengambil keuntungan dengan memanfaatkan momen perayaan Natal dan tahun baru.

Hal tersebut ditegaskan usai inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan pangan bersama bupati di Pasar Matesih dan Pasar Jungke Karanganyar Kota, Selasa (17/12/2019).

Menurut Kapolres, salah satu upaya pencegahan terjadinya penimbunan Sembako yang dilakukan oleh oknum pedagang, adalah dengan melakukan sidak dan memantau ketersediaan pangan.

Baca Juga :  Awas, Tim Penindakan Terbentuk, Warga Karanganyar Tak Boleh Lagi Sepelekan Prokes. Nekat Gelar Acara Kerumunan, Bupati Sebut Bisa Dibubarkan Paksa!

Sidak dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya indikasi kenaikan harga yang cukup signifikan. Jika memang ada kenaikan, berpotensi ada indikasi penimbunan Sembako.

“Sikap kita jelas. Pasti mengambil tindakan tegas bagi siapapun yang menimbun Sembako. Untuk mengantisipasi hal itu, kita bersama bupati serta dinas terkait, melakukan sidak. Dari hasil sidak ini, tidak ditemukan adanya indikasi penimbunan, karena harga kebutuhan pokok masih stabil. Memang ada kenaikan, namun tidak signifikan,” tegas Kapolres.

Baca Juga :  Hasil Swab Berubah-Ubah, Keluarga Pak RT Buran Karanganyar Yang Positif Covid-19 Diminta Isolasi Mandiri Dulu. Hikmah Positifnya, Kades Sebut Warga Makin Waspada dan Perketat Protokol Kesehatan!

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono, usai sidak di Pasar Jungke, Karanganyar Kota mengatakan secara keseluruhan, harga kebutuhan pokok menjelang perayaan Natal dan tahun baru, tidak mengalami kenaikan.

“Kebutuhan sembako tercukupi dengan baik. Hanya harga telur dan minyak goreng yang sedikit mengalami kenaikan. Kami juga ingatkan kepada para spekulan untuk tidak main-main dengan memanfaatkan perayaan natal untuk keuntungan pribadi,” ujar bupati. Wardoyo