JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Bupati Karanganyar Angkat Bicara Soal Mobil Dinas Jeep Rubicon Rp 2 M. “Kalau Ada Yang Nyinyir, Terima Kasih!” 

498
Juliyatmono. Foto/Istimewa
loading...
Loading...
Juliyatmono. Foto/Istimewa

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Sempat puasa komentar, Bupati Karanganyar, Juliyatmono akhirnya angkat bicara soal pembelian mobil Jeep Rubicon senilai Rp1,98 miliar yang akan digunakan sebagai kendaraan dinas.

Ia menanggapi polemik mobil dinas mewahnya itu dengan santai. Kepada awak media Jumat (6/12/2019),  Juliyatmono mengatakan jika mobil Jeep Rubicon tersebut merupakan pemberian eksekutif melalui tim anggaran atas kinerjanya dalam memimpin Karanganyar.

Menurutnya, banyak hal yang sudah dicapai, termasuk meraih berbagai penghargaan. Ia mengaku sejak menjabat sebagai bupati dan dilantik pada tanggal 15 Desember 2013 lalu dan memasuki periode kedua, tidak  pernah meributkan soal fasilitas.

Ia menyebut selama ini hanya bekerja , bagaimana agar Karanganyar bisa berubah. Bupati juga mengaku tidak pernah meminta apa-apa dan tidak rewel atas fasilitas yang ada.

“Fasilitas tidak pernah saya tanyakan.  Lihat saja rumah dinas. Apakah ada yang berubah? Saya ini orang desa yang bekerja dan terus bekerja dengan mengutamakan kepentingan rakyat, agar mereka memperoleh haknya. Atas dasar ini kemudian dianggarkan pengadaan mobil dinas. Saya menerimanya sebagai  bentuk penghargaan,” paparnya Jumat (06/12/2019).

Baca Juga :  Es Buto Ijo Ala Ny Kamto Ini Bikin Ketagihan

Dijelaskannya, seluruh proses pengadaan mobil ini tidak ada satupun yag dilanggar. Sesuai ketentuan, CC juga hanya 2000.

Karena telah sesuai ketentuan  maka pengadaannya dilanjutkan. Ketika disinggung, kenapa memilih Jeep Rubicon, Juliyatmono mengungkapkan, karena sesuai dengan kondisi wilayah Karanganyar.

“Oleh karena telah sesuai dengan ketentuan, maka pengadaan ini terus berlanjut dan saat ini menunggu kedatangan unit mobil. Kalau bicara soal pilihan maka yang sesuai dengan kondisi wilayah, yang paling layak adalah  jenis Jeep Rubicon,” ujarnya.

Menyikapi anggapan yang menyatakan bahwa dirinya boros dan tidak perduli terhadap kondisi yang ada, terutama soal kemiskinan, Yuli menegaskan bahwa hal itu merupakan salah satu bentuk dukungan kepada dirinya. Seharusnya dalam menilai bukan atas dasar like and dislike.

Baca Juga :  Klaim Stok Pupuk Tak Langka, Bupati Karanganyar Minta Petani Patuh dan Tak Gaduh Soal Pupuk!

“Kalau ada yang nyinyir soal moralitas, saya mengucapkan banyak terimakasih dan itu merupakan salah satu bentuk dukungan kepada saya. Saya akan menunjukkan kinerja yang lebih baik, terutama dalam mengentaskan kemiskinan pada tahun 2020 mendatang,” tandasnya. Wardoyo

 

Loading...