Beranda Umum Nasional Heboh Penggerebekan Kampung Narkoba Katingan, 3 Polisi Tewas

Heboh Penggerebekan Kampung Narkoba Katingan, 3 Polisi Tewas

ilustrasi | freepik

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Operasi pemberantasan narkoba yang semula ditujukan untuk memutus mata rantai peredaran sabu justru berubah menjadi tragedi berdarah. Setelah dua hari dilakukan pencarian intensif, satu lagi anggota kepolisian yang sempat dinyatakan hilang akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Korban adalah Aiptu Sumariyanto, personel Polres Katingan, Kalimantan Tengah. Jenazahnya ditemukan warga pada Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB mengapung di aliran Sungai Katingan dalam kondisi tersangkut batang kayu di wilayah Desa Rantau Asem. Lokasi penemuan berada sekitar delapan kilometer dari titik awal insiden penggerebekan.

“Benar tim gabungan berhasil menemukan jenazah Aiptu Sumariyanto, sekitar pukul 09.00 WIB,” kata Kapolres Katingan Ajun Komisaris Besar Dodik Hartono di Palangka Raya.

Usai ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi menuju Rumah Sakit Bhayangkara Palangka Raya guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Penemuan tersebut menambah daftar korban jiwa dari operasi penggerebekan bandar narkoba di Desa Tumbang Kalamei. Sehari sebelumnya, Sabtu (4/7/2026), tim gabungan juga berhasil menemukan jenazah Bripda Nopandri Ramadhana sekitar pukul 15.55 WIB. Nopandri merupakan salah satu anggota yang ikut diterjunkan dalam operasi penindakan terhadap jaringan pengedar sabu tersebut.

Baca Juga :    Usai 5 Calon Manajer KDMP Tewas, Materi Senjata dan Taktik Militer Dihapus

Insiden maut itu bermula saat aparat melakukan penyergapan terhadap seorang terduga bandar narkoba pada Kamis dini hari. Setelah salah satu terduga pelaku berhasil diamankan, situasi mendadak berubah ricuh ketika sejumlah anggota keluarga pelaku datang melakukan perlawanan dengan membawa senjata tajam berupa parang.

“Pada saat salah satu pelaku sudah diamankan, tiba-tiba keluarga pelaku menyerang anggota menggunakan parang. Anggota di lapangan kemudian melakukan tindakan tegas dan terukur sehingga satu orang dari pihak keluarga terduga pelaku meninggal dunia,” ucap Dodik.

Dalam bentrokan tersebut, Aiptu Yudhi dari Satuan Reserse Narkoba Polres Katingan gugur di lokasi akibat serangan senjata tajam. Sementara itu, Aiptu Sumariyanto bersama Bripda Nopandri berusaha menyelamatkan diri dengan melompat ke Sungai Katingan. Keduanya kemudian dinyatakan hilang hingga akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Selain tiga anggota kepolisian yang gugur, satu orang dari pihak keluarga terduga pelaku juga dilaporkan tewas.

Baca Juga :  Menhut Raja Juli Klarifikasi Soal Amplop Bupati Kuansing, KPK: Pengembalian Tak Hapus Pidana

Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Iwan Kurniawan menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga para anggota yang gugur saat menjalankan tugas. Ia menegaskan pengorbanan tersebut tidak akan menyurutkan komitmen kepolisian dalam memerangi peredaran narkotika.

“Jangan memberi ruang bagi para pelaku yang merusak masa depan anak-anak bangsa. Kami bersama pemerintah dan berbagai pihak terkait lainnya akan terus bersinergi dalam upaya pemberantasan narkotika,” katanya. [*] Disarikan dari sumber berita media daring

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.