JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Innalillahi, Warga Bantar Ditemukan Tewas Tergeletak di Kawasan Air Terjun Curug Nagasari. Saat Ditemukan Dalam Kondisi Begini! 

283
Foto/Humas Polda
loading...
Loading...
Foto/Humas Polda

PURBALINGGA, JOGLOSEMARNEWS.COM Warga digemparkan dengan penemuan mayat di sekitar air terjun Curug Nagasari, Desa Tanalum, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, kemarin siang.

Mayat berjenis kelamin pria itu ditemukan tak bernyawa di kawasan wisata Curug itu.

Polisi dari Polsek Rembang dan Polres Purbalingga yang mendapatkan laporan kemudian mendatangi lokasi. Selanjutnya mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan pemeriksaan. Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi.

Korban sempat tidak diketahui identitasnya karena tidak membawa tanda pengenal apapun.

Namun salah satu warga yang datang melihat mengenali bahwa korban adalah Mujahidin (37) warga Desa Bantar Barang, Kecamatan Rembang, Purbalingga.

Kapolsek Rembang Iptu Sunarto menjelaskan korban pertama kali ditemukan oleh sejumlah anak yang habis mandi di sekitar air terjun.

Baca Juga :  Puting Beliung Terjang 12 Kabupaten, Gubernur Ganjar Sebut Jawa Tengah Adalah Supermarket Bencana. Satu Kecamatan di Sragen Masuk Data 

Anak-anak tersebut mendapati seorang pria tergeletak di sekitar lokasi air terjun.

“Mendapati hal itu, anak-anak tersebut kemudian melaporkan kepada warga yang dilanjutkan melapor ke kepala desa dan pihak kepolisian,” kata Kapolsek dilansir Tribratanews Polda Jateng, Senin (2/12/2019).

Polisi dari Inafis Polres Purbalingga yang datang ke lokasi kemudian melakukan pemeriksaan.

Selanjutnya bersama tim medis dari Puskesmas Rembang yang dipimpin dr. Dika melakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban.

Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan di tubuh korban. Didapati luka gores di kepala dan dari jenazah ditemukan belatung.

Diduga korban meninggal sekitar tiga hari sebelum ditemukan. Penyebabnya diduga akibat tenggelam.

“Dari keterangan pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat gangguan kejiwaan dan saat ini masih proses pengobatan. Sebelum ditemukan meninggal, korban sudah meninggalkan rumah sekitar empat hari tanpa diketahui keberadaanya,” kata kapolsek.

Baca Juga :  15.000 Warga Jateng Bakal Meriahkan Hari Anti Korupsi Sedunia. Ada Sayembara Stiker dan Vlog Berhadiah Puluhan Juta Rupiah 

Setelah selesai dilakukan pemeriksaan jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Penyerahan dilakukan oleh pihak kepolisian kepada perwakilan keluarganya. JSnews

Loading...