JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Jelang Natal, 150 Gereja di Karanganyar Bakal Dapat Prioritas Pengamanan. 283 Polisi Bakal Dikerahkan Hingga Tahun Baru

AKBP Leganek Mawardi. Foto/Wardoyo
AKBP Leganek Mawardi. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Kepolisian resort (Polres) Karanganyar, menerjunkan sebanyak 283 personel dalam mengamankan perayaan Natal 2019 dan malam pergantian tahun 2020 mendatang.

Dalam proses pengamanan perayaan Natal dan malam pergantian tahun, Polres Karanganyar dibantu oleh Kodim 0727 serta organisasi samping, dengan total personil, sebanyak 875 orang.

Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi mengatakan, para personel itu akan ditempatkan di 4 pos pengamanan (Pos Pam) dan 3 pos pelayanan.

Mulai dari pintu masuk jalan tol Ngasem, simpang empat Colomadu, alun-alun Karanganyar, hingga ke Cemoro Kandang, Tawangmangu.

Baca Juga :  Kabar Baik, Digelontor Rp 190 Juta, Pujasera Karanganyar Bakal Disulap Jadi Taman Kuliner Semi Food Court Ala Kota-Kota. Sayangnya Papan Nama Proyeknya Tak Tahu Entah di Mana?

Pada saat perayaan Natal, pengamanan akan difokuskan di 150 gereja yang ada di seluruh wilayah Karanganyar.

Sedangkan untuk malam pergantian tahun, fokus pengamanan dilakukan di titik atau pusat keramaian. Antara lain, di alun-alun, lokasi wisata Tawangmangu, Ngargoyoso dan De Tjolomadoe.

“ Polres Karanganyar bersama TNI dari Kodim 0727, serta insatansi samping, akan mengoptimalkan pengamanan perayaan Natal dan malam pergantian tahun. Kami menghimbau kepada seluruh warga Karanganyar, untuk tetap menjaga kondusivitas wilayah Karanganyar,” kata Kapolres, Jumat (13/12/2019).

Baca Juga :  Kisah Pilu Bertumpuk-Tumpuk Ketua RT di Desa Buran Karanganyar Yang Kecelakaan dan Positif Covid-19. Di Rumah Sakit Tak Boleh Ditunggui, Operasi Tunggu Statusnya Negatif, Kerabatnya di Rumah Malah Meninggal Dunia

Ditambahkan, hingga saat ini situasi keamanan di Karanganyar tetap kondusif. Untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, Kapolres menuturkan pihaknya melakukan patrol di sejumlah titik yang selama ini dianggap rawan.

“Patroli rutin terus kita lakukan, namun dengan skala meningkat. Hal ini kita lakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tandasnya. Wardoyo