JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Kasus Tewasnya Pekerja Tertimpa Batangan Baja di Sambungmacan, Polisi Selidiki Kemungkinan Kelalaian Pelaksana. Berpotensi Ada Tersangka? 

Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Harno didampingi personel saat menggelar pers rilis di Mapolres Sragen, Senin (2/12/2019). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Harno didampingi personel saat menggelar pers rilis di Mapolres Sragen, Senin (2/12/2019). Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kasus tewasnya pekerja proyek pembangunan pabrik di Desa Toyogo, Sambungmacan, Sragen berpotensi berbuntut panjang.

Insiden tewasnya pekerja bernama Usman (41) warga Dukuh Tempursari RT 04/05, Desa Tambakboyo, Mantingan, Ngawi, Jatim itu kini tengah dalam penyelidikan polisi.

Polisi menyatakan masih melakukan penyelidikan soal kematian korban yang tertimpa batangan besi baja saat menurunkan muatan dari truk, Senin (9/12/2019) malam itu.

“Masih kita lakukan penyelidikan soal itu (tewasnya korban),” papar Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Harno, Selasa (10/12/2019).

AKP Harno menguraikan saat ini tim masih melakukan penyelidikan terkait kejadian itu. Penyelidikan diperlukan untuk menguak kepastian apakah korban tewas karena human eror atau memang karena kelalaian dari pihak pelaksana proyek.

Baca Juga :  Kabar Duka Sragen, Satu Warga Sidoharjo Meninggal Dunia dengan Status Suspek Covid-19. Sempat Dirawat di RSUD Sragen, Jadi Korban Meninggal ke- 38

“Masih dilakukan penyelidikan,” terangnya.

Lebih lanjut, AKP Harno menambahkan proses penyelidikan memang butuh waktu. Pihaknya belum bisa memastikan kapan penyelidikan akan selesai.

“Mohon waktu untuk penyelidikan,” terangnya.

Seperti diberitakan, insiden tragis itu terjadi Senin (9/12/2019) pukul 18.40 WIB. Menurut keterangan saksi-saksi, kejadian bermula ketika korban bersama beberapa temannya bekerja untuk proyek pembangunan pabrik di wilayah itu.

Korban bekerja sejak pukul 08.00 WIB dan berperan sebagai tenaga menurunkan besi baja WF 250 dari truk.

Sekitar pukul 18.30 WIB, korban bersama temannya Agus Sulistyo Darmin (39) asal Mantingan, Ngawi bertugas menurunkan besi baja WF 250 dari atas Truk.

Saat itu posisi korban dan Agus berada  di atas truk. Saat hendak menurunkan batangan besi baja berukuran besar,  korban akan mengikat besi tersebut.

Baca Juga :  3 Perguruan Silat di Sragen Sudah Ajukan Izin Pengesahan Ribuan Warga Baru. Catat, Ini Pesan Bupati Terkait Pengesahan dan Keberadaan Tugu Perguruan!

“Tapi korban terpeleset lalu terjatuh dan tertimpa besi tersebut. Kemudian saksi dan teman-temannya melihat kejadian tersebut berusaha menolong korban lalu korban di bawa ke RSUD Sragen. Saat dibawa ke RSUD dalam keadaan masih sadar tapu kemudian sekira pukul 20.30 WIB korban meninggal dunia di RSUD Sragen,” papar Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubag Humas AKP Harno Selasa (10/12/2019).

Akibat timpaan besi baja itu, korban mengalami patah kaki kanan bagian paha, bagian betis dan bagian mata kaki, luka di kepala bagian belakang. Atas kejadian itu, rekan korban akhirnya  melaporkan kejadian ke Polsek Sambungmacan. Wardoyo