JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Mengerikan, Kecelakaan Maut Tronton Gasak 4 Mobil dan Satu Motor di Bejen Temanggung. Satu Korban Tewas, 6 Orang Luka-Luka

Kondisi tronton dan mobil ringsek dalam kecelakaan karambol di Bejen, Temanggung. Foto/Humas Polda
Kondisi tronton dan mobil ringsek dalam kecelakaan karambol di Bejen, Temanggung. Foto/Humas Polda

TEMANGGUNG, JOGLOSEMARNEWS.COM Kecelakaan maut karambol terjadi di jalan raya Candiroto-Bejen, tepatnya di turunan Rujak Asem, Desa Bejen, Kecamatan Bejenz Kabupaten Temanggung, Senin (16/12/2019).

Kejadian itu mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan enam orang luka-luka.

Kapolres Temanggung Polda Jateng AKBP Muhamad Ali melalui Kasat Lantas AKP Dina Novitasari mengatakan, korban meninggal adalah pengemudi truk tronton dengan Nomor Polisi E 9844 B Ahmad Yuliyanto warga Desa Klapa Sawit, Kecamatan Bulus Pesantren, Kabupaten Kebumen.

Dina menuturkan kejadian berawal ketika truk tronton bermuatan triplek yang dikemudikan Ahmad Yulianto dari arah Candiroto menuju Bejen berjalan dengan kecepatan sedang.

Baca Juga :  Air Penghidupan Itu ada di Kaki Gunung Ungaran

Sampai di lokasi kejadian, kondisi jalan menurun, truk tersebut mendahului kendaraan lain yang berada di depannya.

“Karena terlalu ke kanan pada saat bersamaan dari arah berlawanan datang truk Isuzu Nomor Polisi AA 1850 FF yang dikemudikan Komarudin dengan penumpang Muhamad Aridhon dan terjadilah tabrakan yang tak terhindarkan,” terangnya dilansir Tribratanews Polda Jateng, Senin (16/12/19).

Selain itu, Truk tronton secara beruntun juga menabrak Mitsubishi L 300 Nomor Polisi B 2062 XE yang dikemudikan Heri Setiyawan dengan penumpang Magiyo.

Baca Juga :  Kecelakaan Maut Bus Hadimulyo Terguling di Purworejo Gemolong Sragen. Satu Penumpang Tewas, Beberapa Penumpang Luka-Luka

Lalu menghajar Toyota Kijang Nomor Polisi K 9308 FD yang dikemudikan Sutrisno, Honda vario Nopol G 5413 ACB dikendarai oleh Afrozi.

Terakhir menabrak Honda Beat Nopol AA 4050 Y yang dikendarai oleh Pasriyah dengan Tipyani.

“Kejadian tersebut kemungkinan disebabkan rem truk tronton bermuatan triplek itu blong, sehingga sopir tidak bisa mengendalikan dan menabrak kendaraan dari arah berlawanan dan mengakibatkan 6 orang luka-luka dan 1 orang meninggal dunia,” pungkasnya. JSnews