loading...
Loading...
Dok SD Marsudirini Surakarta

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – SD Marsudirini Surakarta mendapat tamu istimewa, Kamis (5/12/2019) kemarin. Mereka adalah rombongan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tambrauw, Provinsi Papua Barat, Papua.
Rombongan yang terdiri dari 30 orang dari pegawai Dinas Pendidikan, Kesehatan, Kependudukan dan Dinas perhubungan tersebut bermaksud untuk melakukan studi banding Kota Layak Anak.
Tiba di SD Marsudirini Surakarta pagi hari, rombongan disambut oleh paduan suara siswa siswi kelas 3. Dari mereka, melantunkan lagu-lagu yang bertemakan hak hidup, tumbuh kembang, perlindungan dan partisipasi.
Rangkaian lagu tersebut bersambung dengan tampilan musik perkusi dari barang-barang bekas yang menampilkan lagu Apuse, Yamko rambe yamko dan Bengawan solo.
Rombongan kemudian diberi ucapan selamat datang dan pemaparan profil sekolah ramah anak oleh Kepala SD Marsudirini Surakarta, Fransisca Srilani, S.Pd.
Pertemuan itu menjadi lebih hidup dengan adanya sesi tanya jawab seputar permasalahan dan kendala yang dihadapi dalam mengelola sekolah ramah anak dan cara mengatasi kendala tersebut.
Pada kesempatan itu pula ketua rombongan, Manuel Mambrasar, S.KM selaku Kepala Bidang Perlindungan dan Pemenuhan Anak Pemda Tabrauw Papua, menyerahkan kain motif Papua yang sangat cantik.
Sebagaimana diketahui, Kabupaten Tabrauw dimekarkan sejak tahun 2008 silam. Pertemuan itu pun dilanjutkan dengan meninjau ke ruang-ruang kelas dan menyaksikan kegiatan belajar mengajar (KBM) yang ramah anak.
Kunjungan tersebut ditutup dengan menikmati hidangan khas Kota Solo, seperti gethuk, thiwul, klepon, cenil, ketan dan puli (gendar).
Sementara itu, Kepala SD Marsudirini Surakarta, Fransisca Srilani, S.Pd menjelaskan, bahwa SD Marsudirini Surakarta selalu mengedepankan cinta kasih dalam melayani dan mendidik anak-anak.

Baca Juga :  Nadiem Makarim: Mahasiswa Bisa Magang 3 Semester di Lembaga Nirlaba

“SD Marsudirini adalah sekolah universal yang bercirikan katolik, artinya kami menerima semua anak tanpa memandang suku, agama dan RAS, namun kami didik dengan mengedepankan ajaran Yesus Sang Guru Sejati, membentuk karakter anak yang penuh kasih terhadap siapa saja,” bebernya.

Baca Juga :  Kwartet Dalang Milenial SD Muhammadiyah 1 Ketelan Pentaskan “Sang Hanuman”

Sisca, sapaan akrab Fransisca Srilani berharap, kunjungan tersebut dapat menginspirasi dalam berinovasi di lingkungan kerja sehari-hari.

“Kami juga menyampaikan terima kasih karena dipercaya Pemerintah Kota Solo untuk mendapatkan kunjungan ini sebagai salah satu percontohan Sekolah Ramah Anak,” ujarnya. suhamdani

Loading...