JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Presiden PKS Ingin Bertemu Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri

surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman mengungkapkan keinginannya untuk bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri.

Menurut Sohibul, Megawati adalah satu-satunya ketua umum partai politik di Indonesa yang belum pernah dia temui secara khusus empat mata.

“Sampai hari ini ketua umum partai yang saya belum pernah bicara langsung secara formal itu kan dengan Ibu Mega,” kata Sohibul dalam wawancara dengan Tempo di kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (5/12/2019).

Hal itu disampaikan Sohibul saat ditanya ihwal upaya PKS mendapatkan kursi wakil gubernur DKI Jakarta. Dia mengaku sudah berkomunikasi dengan para ketua umum partai yang punya perwakilan di DKI Jakarta, kecuali dengan Megawati.

Baca Juga :  Bantah Klaim Risma Surabaya Masuk Zona Hijau, Wiku: Itu Kewenangan Satgas Covid-19

Sohibul mengatakan, dirinya hanya bertemu mantan presiden kelima itu di forum-forum formal kenegaraan. Dia pun mengaku sudah meminta waktu untuk berkunjung Megawati.

Permintaan itu terakhir kali disampaikan saat bertemu Megawati dalam perayaan ulang tahun Partai Nasdem di Jiexpo, Kemayoran, Jakarta Pusat pada 11 November lalu.

Anak Megawati yang juga Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Puan Maharani yang menjawab permintaan Sohibul itu.

“Yang merespons Mbak Puan. ‘Iya mas, kita udah lama enggak ketemu’. Kalau dengan Mbak Puan kan saya sering ketemu. Saya bilang, saya menunggu dari Ibu Mega kapan ada waktu. ‘Iya nanti kita cari waktu’ (kata Puan),” ujar bos partai dakwah bercerita.

Baca Juga :  Indonesia Dituding Media Asing Terapkan Herd Immunity dalam Penanganan Covid-19, Pemerintah Tegas Membantah

Politikus PDIP Effendi Simbolon, kata Sohibul, juga berjanji memediasi pertemuan dengan Megawati itu. Sohibul dan Effendi pernah sama-sama duduk sebagai anggota Komisi Energi DPR pada periode 2009-2014.

“Dia sahabat saya waktu di Komisi tujuh. Senang hati saya bilang, kalau Anda membantu saya,” kata Sohibul. Dia mengaku PKS siap berkomunikasi dengan partai mana pun.

www.tempo.co