JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Pulang Ngiring Manten, Warga Ngrampal Sragen Langsung Tangisan dan Syok Berat Lihat Harta Ratusan Juta Ludes Tak Tersisa

Foto/Wardoyo
Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Kebakaran hebat yang melanda rumah salah satu warga di Dukuh Jogomasan, Desa Karangudi, Ngrampal, Minggu (29/12/2019) pagi benar-benar menyisakan duka mendalam bagi keluarga Dardi Ripto Dewoso (60).

Betapa tidak, warga Dukuh Jogomasan RT 9/4, Karangudi, Ngrampal itu harus kehilangan tempat tinggal berikut semua hartanya akibat ludes dilalap api.

Tragisnya, mereka tak mengetahui saat kejadian kebakaran. Siang tadi, kebetulan rumah dalam kondisi kosong karena ditinggal njagong ngiring manten di Gesi, Sragen.

Tak pelak, setiba dari hajatan, sekeluarga itu langsung histeris dan kaget. Bahkan, istri korban, Ny Sarwi (60) langsung syok berat dan berkali-kali jatuh pingsan melihat rumah dan hartanya tak tersisa.

“Istri pemilik rumah sangat terpukul dan sempat mengalami syok. Dia sempat mendapat penanganan dari tim medis PMI Sragen,” papar Kepala Markas PMI Sragen, Wahdadi, Minggu (29/12/2019).

Berdasarkan hasil pendataan petugas, kebakaran itu menghanguskan rumah milik korban berukuran 14×12 meter.

Baca Juga :  Kebakaran Pabrik Sepatu di Kalijambe Sragen, 3 Mobil Pemadam Dikerahkan Padamkan Kobaran Api. Satu Damkar dari Solo Sampai Turut Dibantukan

Tidak hanya itu, kobaran api juga meludeskan semua harta benda di dalamnya.

Di antaranya semua barang elektronik kulkas, kipas angin, lalu perabot rumah tangga juga hancur lebur dilalap si jago merah.

Tak cukup sampai di situ, lima unit sepeda motor di rumah korban juga hangus terbakar. Masing-masing motor Blade, Vario, Mio, Grand dan dan Revo.

“Semua surat berharga juga hangus terbakar. Lalu ada uang tunai sekitar Rp 50 juta dan 5 kuintal atau setengan ton gabah juga ludes terbakar. Kerugian total ditaksir mencapai Rp 300 juta,” urainya.

Data yang dihimpun di lapangan, kebakaran kali pertama diketahui pukul.10.15 WIB.

Menurut keterangan warga, saat kejadian rumah dalam kondisi kosong ditinggal penghuni menghadiri hajatan ngiring manten di Gesi, Sragen.

Saat rumah kosong, mendadak warga dikejutkan dengan kepulan asap dan kobaran api dari rumah korban.

Api dengan cepat merambat dan menghanguskan seisi rumah. Karena kondisi rumah terkunci, warga tak bisa berbuat banyak.

Baca Juga :  Tambah 6 Positif dan Satu Meninggal Dunia Hari Ini, Jumlah Kasus Covid-19 Sragen Melaju Dekati Angka 800. Tersebar di 5 Kecamatan, Jatitengah Sukodono Sumbang 2 Orang

Rumah berkonstruksi tembok dan kayu itu pun ludes tak tersisa. Salah satu warga, Agung (45) menuturkan saat kejadian, warga sudah mendapati rumah dalam kondisi terbakar dan api berkobar hebat.

“Tahu-tahu api sudah besar, warga hanya bisa berusaha nyegah agar nggak merembet ke rumah lainnya,” paparnya.

Tak lama setelah kejadian, tiga mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk memadamkan api. Namun besarnya kobaran membuat pemadaman hanya berkonsentrasi untuk melokalisir dan mencegah api merembet ke permukiman lain.

Setelah berjibaku hampir dua jam, api berhasil dipadamkan namun dengan kondisi seisi rumah sudah luluh lantak. Kapolres Sragen, AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kasubag Humas AKP Harno membenarkan kejadian itu.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu akibat korsleting listrik di rumah korban. Dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Wardoyo