JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Puting Beliung Terjang Sumberlawang, Tower Kecamatan Roboh Timpa Kantor. Puluhan Pohon Tumbang, Sebagian Wilayah Gelap Gulita 

Kondisi menara tower di Kantor Kecamatan Sumberlawang yang ambruk menimpa ruangan PLKB. Foto/Wardoyo

IMG20191202210619 816x612
Kondisi menara tower di Kantor Kecamatan Sumberlawang yang ambruk menimpa ruangan PLKB. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Bencana angin puting beliung menerjang wilayah Sumberlawang, Senin (2/12/2019) petang. Puluhan pohon bertumbangan dan listrik padam akibat tertimpa pohon.

Tidak hanya itu, satu tower di kantor Kecamatan Sumberlawang juga tumbang menimpa kantor PLKB yang ada di bawahnya.

Data yang dihimpun di lapangan, terjangan angin datang bersamaan dengan hujan deras yang mengguyur.

Wilayah paling parah adalah Desa Pendem, di mana banyak pohon di sepanjang jalur Solo-Purwodadi tumbang ke jalan.

“Tadi awalnya hujan deras sekitar jam 16.00 WIB. Lalu datang angin kencang dari arah selatan. Banyak pohon yang tumbang ke jalan. Lalu di dalam sana, banyak rumah warga yang gentingnya pada kabur. Ini lampu juga padam sejak jam 17.00 WIB,” papar Sayidi Rosyid, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Senin (2/12/2019) malam.

Baca Juga :  Geger Pemuda Asal Solo Ditemukan Hanyut Sampai Masaran Sragen. Ngakunya Terpeleset, Terselamatkan Berkat Sebatang Bambu, Saat Diangkat Kondisinya Lemas

Hasil pantauan ke lapangan, ada satu tower jaringan internet di Kantor Kecamatan Sumberlawang yang roboh. Tower berukuran besar itu patah dan ambruk menimpa ruangan kantor PLKB.

Saat JOGLOSEMARNEWS.COM mengecek ke lokasi, beberapa puing patahan dan reruntuhan tower masih berserakan.

Danramil Sumberlawang, Kapten Suwanto menyampaikan angin menerjang sekitar pukul 16.00 WIB bersamaan hujan deras. Dari hasil pendataannya, kerusakan yang menonjol adalah robohnya tower di kantor kecamatan.

Baca Juga :  Mohon Maaf, Pemkab Sragen Umumkan Tidak Akan Gelar Open House Lebaran untuk PNS dan Masyarakat Tahun Ini. Ini Masalahnya!
IMG20191202212110 816x612
Babinsa Pendem saat mengecek kondisi jaringan listrik di balai desa yang putus dan membuat listrik padam akibat terjangan puting beliung. Foto/Wardoyo

 

Kemudian, ada banyak pohon yang tumbang ke jalan raya. Hal itu membuat arus lalu lintas sempat macet hingga 1 jam.

“Tadi jalan sempat macet 1 jam karena evakuasi pohon yang tumbang ke jalan. Tadi warga bersama aparat langsung terjun melakukan evakuasi pohon yang tumbang ke jalan. Sehingga kemudian arus sudah kembali normal sekitar pukul 17.00 WIB,” tuturnya.

Meski demikian, dampak pohon tumbang, mengakibatkan putusnya kabel jaringan listrik dan listrik padam. Sejak pukul 17.00 WIB hingga berita ini diturunkan, kondisi sebagian Pendem dan jalur utama masih gelap gulita. Wardoyo