JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Pendidikan

Siswa SD Muhammadiyah 1 Ketelan Diajak Kenali Dunia Pertanian Melalui E-Tani Dini

SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo belajar mengenal dunia e-Tani Dini Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Pemerintah Kota Surakarta di Jalan Yap Tjwan Bing, Jagalan, Solo, Rabu (11/12/2019). Istimewa
madu borneo
madu borneo
madu borneo

SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo belajar mengenal dunia e-Tani Dini Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Pemerintah Kota Surakarta di Jalan Yap Tjwan Bing, Jagalan, Solo, Rabu (11/12/2019). Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kunjungan luar sekolah, agenda Sekolah Sehat SD Muhammadiyah 1 Ketelan setiap tahunnya disebut program pembelajaran langsung atau (PPL).

Menyaksikan dan mengunjungi langsung lahan pertanian, bisa memberikan wawasan dan edukasi, juga sebagai wisata alam, Rabu (11/12/2019).

Meski harus rela berpanas-panasan, tak menyurutkan dari puluhan siswa-siswi sekolah dasar ini belajar mengenal dunia e-Tani Dini Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Pemerintah Kota Surakarta di Jalan Yap Tjwan Bing, Jagalan.

Melalui pembelajaran di luar kelas siswa mampu mempraktikkan bagaimana cara menanam dengan benar serta dapat mengenal berbagai jenis tanaman. Juga membantu anak dalam memahami objek-objek yang telah dipelajari di dalam kelas.

Wali Kelas 1B, Eny Khusnul Khotimah bercerita saat tiba di lokasi siswa terlihat ceria dan antusias ketika bisa melihat dan mengenal langsung objek-objek yang telah dipelajari dalam buku.

Baca Juga :  Buruh, Mahasiswa, dan Warga Solo Deklarasi Sepakat Tolak Aksi Anarkis

“Tujuan memperkenalkan anak-anak tentang pertanian sejak dini, anak bisa mencintai lingkungan, senang dan menghargai jerih payah petani, tubuh jadi sehat kuat, dan semangat kebersamaan yang muaranya mengembangkan pertanian perkotaan,” ujar Eny Koordinator Lapangan.

E-Tani dini bersifat unik dan mampu menyelesaikan masalah dengan cara-cara baru dan berbeda dari metode sebelumnya serta berhasil diimplementasikan.

Keunikan dari inovasi ini adalah target peserta bukan petani melainkan anak didik sekoah di perkotaan.

“Saya senang sekali hari ini, saya bisa tau tanaman hias, tanaman toga, dan tanaman yang bisa kita makan, juga bisa tau cara menanam tumbuhan itu bagaimana,” sahut Rifda kelas 1.

Baca Juga :  Sambut Sumpah Pemuda, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Solo Pentaskan Wayang di Puncak Gedung

Sedangkan, Ivaningsih, S.Pd, salah satu pendamping mengungkapkan outing class kelas ini sengaja dikemas dalam bentuk kunjungan ke kebun pertanian agar anak-anak belajar dengan menggembirakan.

Bahwa tugas guru tidak pernah mudah, namun mereka tetap harus selalu berdiri di depan untuk menarik atau menaikan mental anak didiknya ke arah kemajuan.

“Setiap jenjang kelas melakukan dengan konsep berbeda sesuai dengan materi pembelajarannya sehingga akan ada ilmu dan pengalaman berbeda dan berkesan setiap tahunnya, peserta didik terlihat lebih senang, terbukti mereka bertanya langsung kepada para petugas yang ada. Hal ini tentunya berhasil memacu sisi keinginan tahuan siswa, terhadap dunia pertanian,” kata Iva. Triawati PP