JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Tak Bisa Nyanyi, Endang S Taurina Akhirnya Putuskan Ikut Transmigrasi

Foto/Humas Pemprov
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto/Humas Pemprov

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Upaya mengubah nasib menjadi lebih baik lewat program transmigrasi ternyata menarik minat Endang S Taurina. Bersama suaminya, Endang mantab mengikuti program transmigrasi yang digelar Pemprov Jateng ke UPT Tanjung Buka SP 6B Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara.

Saat melepas 376 transmigran asal Jateng di Transito Tugu, Rabu (4/12/2019), Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo terkejut saat mengetahui ada nama Endang S Taurina ikut program transmigrasi. Ia pun langsung meminta Endang menyanyikan lagu Gelas-Gelas Kaca.

“Seumur-umur, saya belum pernah ketemu sama mbak Endang S Taurina. Baru kali ini ketemu, ayo nyanyi,” canda Ganjar.

Endang hanya tersipu malu dan mengaku tidak dapat bernyanyi. Dengan lugu, dia mengakui bukan penyanyi, hanya namanya saja yang sama.

“Saya kira Endang penyanyi itu, ternyata bukan ya. Kenapa kok mau ikut transmigrasi?” tanya Ganjar.

Endang kemudian menjawab ingin mengubah nasib. Bersama suaminya, Endang merasa memiliki harapan hidup lebih baik saat ikut program transmigrasi.

Baca Juga :  Mengharukan, Kisah Perjuangan Siswa MTs di Grobogan, Rela Jadi Kuli Bangunan agar Bisa Beli Smartphone untuk Ikuti Pelajaran

“Semoga juga cepat dapat anak pak,” timpal Endang disambut tawa peserta.

Sebanyak 376 orang dari 110 kepala keluarga dilepas Ganjar mengikuti program transmigrasi ke Bulungan Kalimantan Utara.

Diantara para transmigran, ternyata ada sejumlah orang yang memiliki potensi mumpuni, baik dari segi pendidikan maupun kemampuan teknis lainnya.

Di antaranya, Rizaldi Ahmad (23), dari Kabupaten Semarang. Bersama orang tuanya, sarjana pertanian Universitas Diponegoro (Undip) Semarang ini yakin transmigrasi membuat masa depannya lebih baik.

“Saya ikut orang tua yang memang ingin mengubah nasib melalui program transmigrasi ini. Saya optimistis, di sana akan mendapat kebaikan,” kata dia.

Rizal juga mengatakan akan menggunakan ilmu pengetahuannya dalam hal pertanian di Kalimantan. Ilmu yang diperoleh akan dimaksimalkan baik untuk dirinya sendiri maupun orang lain agar sukses dalam bidang pertanian.

“Selama ini saya hanya dapat teori, bagaimana pengolahan lahan, penyaluran air, cara menjual hasil pertanian dan lain-lain. Meskipun belum praktik secara langsung, namun saya yakin ilmu saya akan bermanfaat,” tegasnya.

Baca Juga :  10 Tersangka Maling Motor Dibekuk di Blora. Ada 17 Motor Berhasil Diamankan

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo senang dengan banyaknya anak muda yang ikut dalam rombongan transmigran itu.

Menurutnya, anak-anak muda itu dapat menjadi motivator dan menelurkan banyak kreasi yang bermanfaat di lokasi tujuan.

“Mudah-mudahan mereka bisa membantu transmigran di sana. Bisa menerapkan ilmunya dan membuat inovasi. Mudah-mudahan mereka bisa betah, karena awal pasti tidak mudah, jadi harus terus bersama-sama,” kata gubernur.

Tak lupa, Ganjar juga berpesan kepada para transmigran untuk bekerjakeras di tempat baru itu.

Kalau ada kesulitan, transmigran asal Jateng tersebut diminta tidak segan berkomunikasi dengan pemerintah, baik Jateng maupun di Kalimantan Utara.

“Saya doakan sukses, sehat dan berhasil. Banyak transmigran dari Jateng di sejumlah daerah yang sukses, ada yang jadi gubernur, bupati, anggota DPRD dan lainnya. Jangan lupa, baik-baik dengan masyarakat asli di sana, dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung,” pungkas Ganjar. JSnews