JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Tiga Ulama di Bogor Imbau Masyarakat Tak Ikit-ikutan Aksi Reuni 212


893457 720
Konferensi pers terkait persiapan Reuni 212 di kantor Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (29/11/2019) / tempo.co

BOGOR, JOGLOSEMARNEWS.COM  – Tiga orang ulama di Bogor menghimbau masyarakat untuk tidak ikut-ikutan aksi Reuni 212 di Jakarta.

Masyarakat siimbau untuk menjalankan peribadatan yang sudah istiqomah di rumah. Mereka mengatakan itu lebih utama.

Ketua MUI Kecamatan Cigudeg, Zakaria, meminta masyarakat khususnya Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor tidak mengikuti acara Reuni Alumni 212 yang digelar 2 Desember.

“Masyarakat lebih baik di rumah saja, istiqomah,” ujar Zakaria melalui pesan tertulisnya, Minggu (1/12/2019.).

Baca Juga :  Novel dan 74 Pegawai KPK Bisa Tempuh 5 Opsi Ini Jika Ingin Persoalkan SK Penonaktifan Atas Mereka

Imbauan lain datang dari Pimpinan Pondok Pesantren Hikmatul Barokatil Quran, Ahmad Ghozali, yang menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat Bogor untuk tidak terpengaruh dengan ajakan kegiatan reuni 212 yang akan dilaksanakan di Jakarta.

Dia meminta warganya melaksanakan kegiatan yang lebih utama dan bermanfaat untuk diri sendiri, keluarga, masyarakat dan warga sekitar.

“Jangan sampai terpengaruh, mending di rumah aja,” kata Ghozali.

Baca Juga :  Menko Airlangga: Masyarakat Yang Tak Mudik Layak Disebut Pahlawan

Tokoh Masyarakat Wirajaya Jasinga, Suhendi, mengatakan hal yang sama, bahwa masyarakat lebih baik di rumah melakukan kegiatan yang lebih bermanfaat, ketimbang ikut-ikutan aksi ke Jakarta dengan alasan reuni 212 di Monas.

Suhendi menyebut masyarakat jauh lebih selamat berada di rumah, melaksanakan kegiatan peribadahan bareng keluarga dan tetangga.
Saya menghimbau kepada masyarakat khususnya masyarakat Desa Wirajaya untuk tetap istiqomah tidak mengikuti kegiatan Reuni 212 di Jakarta,” ujar dia. 

www.tempo.co