loading...

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyatakan PDIP menargetkan mendapat suara 55-60 persen di pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020.

“Modal dasar yang kami miliki dengan melihat potensi yang ada paling tidak 55-60 persen itu bisa jadi target,” kata Hasto di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu malam, (11/1/2020).

Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Arif Wibowo secara terpisah merinci, target 60 persen tersebut sudah menjadi keputusan Kongres PDIP pada Agustus 2019. Dia mengatakan, daerah-daerah yang selama ini menjadi basis partai banteng seperti Jawa Tengah dan Bali masih menjadi andalan. “Ya memang basis utama dan daerah yang dalam hitungan kami punya potensi untuk menang,” kata Arif.

Baca Juga :  Viral Video Remaja Beradegan Mesum saat Main Tik Tok, 6 Remaja Diamankan

Menurut Arif, PDIP bisa mengusung sendiri pasangan calonnya di 85 daerah terdiri dari 82 kabupaten/kota dan tiga provinsi. Di banyak daerah, kata dia, partai juga hanya kekurangan satu hingga dua kursi untuk bisa mengusung pasangan calon.

PDIP sedianya mengumumkan pemberian rekomendasi kepada 44 pasangan calon kepala daerah di Rakernas I yang digelar sejak Jumat hingga Ahad besok, 10-12 Januari. Namun pengumuman itu urung dilakukan.

“Kami melihat dinamika lapangannya, kami melihat potensi koalisi, kan partai ini tidak bisa menang sendirian,” kata Arif soal alasan pembatalan pengumuman rekomendasi.

Baca Juga :  AJI Curiga Omnibus Law Hendak Kontrol Pers Seperti Era Orde Baru

Membuka peluang koalisi dengan partai lain, Arif mengatakan PDIP tetap mengutamakan untuk mengusung kadernya sendiri. Partai banteng menargetkan, dari target kemenangan 60 persen, setidaknya separuhnya harus kader PDIP.

“Kalau capaian kemenangannya sekurang-kurangnya 60 persen maka separuh di antaranya harus kader PDIP,” ujar dia.