JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Awas, Peserta Ujian SKD CPNS Sragen Tak Boleh Telat Satu Menit Pun. Kepala BKPSDM Imbau Peserta Hadir 2 Jam Sebelumnya, Ini Peraturan Yang Wajib Ditaati!

Ilustrasi peserta ujian CAT CPNS antri untuk memasuki ruangan di GOR Diponegoro Sragen. Foto/Wardoyo
madu borneo
madu borneo
madu borneo

Ilustrasi peserta ujian CAT CPNS antri untuk memasuki ruangan di GOR Diponegoro Sragen. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Pemkab Sragen memastikan Tes Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) CPNS Kabupaten Sragen akan dimulai Senin 3 Februari mendatang di Gedung LP2KS di Jatikuwung Kecamatan Gondangrejo Karanganyar.

Para peserta diminta datang sebelum pelaksanaan karena tidak ada toleransi bagi yang terlambat hadir di lokasi tes walau hanya semenit.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sragen, Sutrisna mengatakan Tes SKD CPNS Kabupaten Sragen digelar di Gedung LP2KS Surakarta, di Jatikuwung Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar mulai Senin-Kamis 3-6 Februari mendatang.

Ia mengimbau para peserta agar bisa hadir di lokasi minimal dua jam sebelum tes dimulai. Hal itu dimaksudkan untuk menghindari keterlambatan masuk ruangan.

Baca Juga :  Meledak Lagi, 13 Warga Sragen Positif Terpapar Covid-19 Hari Ini. Klaster Gebang Meroket Tambah 5 Orang, Total Kasus Positif Jadi 752, Jumlah Warga Meninggal Capai 80 Orang

“Yang perlu jadi catatan tidak ada waktu tolerasi keterlambatan tidak boleh. Harus masuk ruangan tepat waktu. Terlambat satu menit langsung dicoret. Makanya kami sarankan dua jam sebelumnya karena ada proses penitipan barang, absen PIN register pengarahan ruang CAT. Beda dengan di GOR kemarin, ini ruangan ruangan pergeseran perlu waktu cukup,” paparnya Senin (27/1/2020).

Sutrisna menguraikan tes SKD Sragen akan diikuti 8403 peserta dari tiga formasi tenaga pendidik, tenaga kesehatan dan tenaga teknis lainya.

Tes peserta CPNS Sragen akan bergabung dengan Klaten, Boyolali, Wonogiri dan Sukoharjo. Sementara Sragen terjadwal yang pertama pada senin 3 Februari.

Hari pertama akan menggelar empat sesi, dengan setiap sesi 450 peserta. Sedangkan hari kedua dan seterusnya 5 sesi.

Baca Juga :  Ikut Razia Masker, Kasdim Sragen Kepergok Selipkan Uang Rp 50.000 ke Kantong Kakek Tua Yang Tertangkap Tak Pakai Masker di Tanon

Ia juga menjelaskan sejumlah aturan yang wajib dipatuhi peserta. Meliputi tidak diperkenankan membawa, dompet, HP, jam tangan termasuk jimat.

Selain itu peserta harus hadir tepat waktu dua jam sebelum tes dimulai karena akan ada breafing, pemeriksaan peserta dan juga pengecekan nomor tes.
“Terlambat masuk ruangan walaupun semenit tidak akan diberikan toleransi,” tegasnya.

Dikatakan Sutrisna, panitia akan mulai melakukan persiapan ruang tes untuk seting meja kursi, pada Rabu 29 Januari, sedangkan hari kamis loading komputer dan jaringan.

Sementara itu panitia dari BKN akan tiba di lokasi tes di Gedung LP2KS Surakarta utnuk memasang Server H-2 tes berlangsung. Wardoyo