JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

DPRD Solo Temukan 50 Titik Membahayakan Pengendara di Jensud

Komisi II DPRD Solo menemukan 50 Titik membahayakan bagi pengendara di Jalan Jenderal Sudirman. istimewa
madu borneo
madu borneo
madu borneo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Komisi II DPRD Solo menemukan 50 Titik membahayakan bagi pengendara di Jalan Jenderal Sudirman. Belum genap tiga bulan dibuka, batu andesit di koridor Jensud tersebut telah mengalami kerusakan.

Hal itu diketahui Komisi II DPRD Solo saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) pekan lalu. Setidaknya ditemukan 50 titik membahayakan dan rusak di sepanjang jalan Jenderal Sudirman . Dan hal itu dinilai mengkhawatirkan bagi pengendara yang melintas.

Baca Juga :  Dulu Ingin Maju Jadi Wakil Wali Kota Solo, Kini Si Cantik Diah Warih Anjari Dukung Gibran, Targetkan Raih 90 % Suara

“Hasil pengerjaannya buruk. Kami menyisir mulai dari Bundaran Gladak hingga tugu nol kilometer. Ada beberapa kerusakan dan kelalaian pemasangan batu andesit. Setidaknya 50 titik yang rusak dan harus segera diperbaiki. Pemasangan batu tidak merata, tidak sesuai DED dimana pemasangannya renggang,” ujar Ketua Komisi II DPRD Solo, YF Sukasno, Senin (20/1/2020).

Bahkan, lanjut Sukasno, ada salah satu titik yang sangat membahayakan dimana kerusakan batu andesit cukup besar.

Baca Juga :  Pemuda Asal Mojosongo Ini Bawa Kondom ke Hotel Berbintang, Bukan untuk Esek-esek, Ternyata untuk Ini

“Ban sepeda motor bisa masuk itu. Kan berbahaya sekali,” tukas Kasno.

Ditambahkan Anggota Komisi II Muhammad Al Amin, selain kerusakan batu andesit, pekerjaan cor beton juga tidak terlihat rapi di sisi timur patung Slamet Riyadi.

“Meski tidak membahayakan tapi ini sembrono. Secara estetika tidak masuk sama sekali. Cornya sangat terlihat miring,” imbuhnya. Triawati PP