JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Gibran Tegaskan Hubungannya dengan Rudy Baik-baik Saja

Gibran Rakabuming Raka saat menghadiri menghadiri acara Sarasehan Salam Sapa dan Silaturahmi bersama Gibran Rakabuming Raka di Warung Ndeso Dalem Padmosusastro, Kamis (2/1/2020) malam. istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Belum terlihat bertemu hingga awal tahun 2020, Gibran Rakabuming Raka menegaskan hubungannya dengan FX Hadi Rudyatmo masih baik-baik saja. Hal itu diungkapkannya saat menghadiri acara Sarasehan Salam Sapa dan Silaturahmi bersama Gibran Rakabuming Raka di Warung Ndeso Dalem Padmosusastro, Kamis (2/1/2020) malam.

Ungkapan Gibran tersebut sekaligus menepis isu yang berkembang dewasa ini terkait buruknya hubungan keduanya karena momen Pilwakot Solo 2020. Isu tersebut berhembus setelah Gibran secara resmi mendaftarkan dirinya sebagai bakal calon walikota Solo lewat DPD PDI Perjuangan.

Sedangkan posisi Rudy selaku Ketua DPC PDI Perjuangan Solo yang notabene telah mengusung calon tunggal Walikota dan Wakil Walikota yakni pasangan Achmad Purnomo dan Teguh Prakosa.

Baca Juga :  Bajo Sah Jadi Lawan Gibran-Teguh Dalam Pilwakot Solo 2020

“Setiap kali blusukan saya selalu mengawali dengan memberikan klarifikasi terkait berita atau isu adanya gesekan saya dengan Pak Rudy. Itu tidak benar. Saya dengan Pak Rudy tidak ada masalah apa-apa,” paparnya.

Gibran menandaskan, dirinya sangat menghormati tokoh central PDI Perjuangan Solo tersebut. Bahkan Gibran mengaku mengagumi Rudy sebagai seorang pemimpin.

“Sosok pertama yang saya sowani sebelum saya benar-benar yakin masuk politik adalah Pak Rudy. Beliau juga menjadi orang pertama yang saya sowani dan kabari saat mantap masuk ke politik. Pak Rudy juga menjadi orang yang pertama kali saya mintai izin saat akan mendaftarkan diri sebagai bakal calon wali kota dan saat itu beliau menyarankan agar saya buat KTA (Kartu Tanda Anggota) dulu,” imbuhnya.

Baca Juga :  Kekayaan Calon Wali Kota Solo, Bajo Total Rp 1,9 M Sedangkan Gibran Rp 21 M, Ada Motor Honda CB Tahun 1974, Ini Rinciannya

Tidak hanya itu, Gibran juga kembali menegaskan bahwa proses masuknya ke PDIP juga sudah sesuai dengan mekanisme partai dan tidak pernah melompati aturan.

“Saya sudah konsultasi dengan Pak Bambang (Wuryanto), kemudian ke Pak Baginda Hasibuan, baru kemudian ke Mbak Puan (Maharani) dan ke Bu Mega (Megawati Soekarno Putri). Jadi tidak ada yang saya lompati, semua sesuai mekanisme partai,” tandasnya.

Sementara itu, Gibran menerima keluhan dan aspirasi warga dalam kegiatan sarasehan tersebut.

“Seperti biasa sharing ke masyarakat sekaligus berkenalan. Masalah-masalah yang dihadapi saya catat untuk jadi masukan saya nanti,” ujarnya. Triawati PP