JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Kabar Terbaru CPNS Karanganyar, Ujian Tertulis Akan Digelar 8-11 Februari 2020. Total 6.235 Peserta Bakal Bersaing Rebut 244 Kursi, Berikut Info Lengkapnya!

Ilustrasi Peserta ujian CPNS Karanganyar saat antri melakukan registrasi sebelum mengikuti ujian CAT di GOR Diponegoro Sragen, Sabtu (10/11/2018). Foto/Wardoyo

IMG20181110113643
Ilustrasi Peserta ujian CPNS Karanganyar saat antri melakukan registrasi sebelum mengikuti ujian CAT di GOR Diponegoro Sragen, Sabtu (10/11/2018). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Pemkab Karanganyar memastikan pelaksanaan ujian tertulis seleksi CPNS akan digelar selama lima hari. Tes akan digelar mulai 8-11 Febrari 2020 dengan diikuti 6.235 pelamar di Auditorium Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo.

Ribuan peserta ini, akan memperebutkan sebanyak 244 formasi yang dibuka oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar.

Kepala Dinas Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karanganyar, Suprapto mengatakan, Selain Pemkab Karanganyar, kabupaten lain juga melaksanakan tes SDK di tempat tersebut.

Menurutnya ada lima sesi seleksi yang digelar selama satu hari. Setiap sesi nantinya akan diikuti sebanyak 450 peserta.

“Untuk seleksi yang digelar pada tanggal 8 Februari 2020 hanya ada tiga sesi dan pada 11 Februari 2020 hanya ada dua sesi. Karena harus bergantian dengan kabupaten lain yang juga melakukan proses seleksi di tempat yang sama,” jelas Suprapto, Minggu (26/01/2020).

Baca Juga :  Kecelakaan Truk Terguling di Tawangmangu, Diduga Rem Blong, Sopir Panik dan Banting Stir ke Kanan. Jari Tangan Patah!

Menurut Suprapto, untuk pelaksanaan tes CAT merupakan kewenangan dari BKN, pihaknya hanya mengurus teknis administrasi.

“Para peserta segera melihat jadwal yang sudah tersedia di website. Selain itu, peserta diharapkan datang ke lokasi satu jam sebelum seleksi dilakukan,” jelasnya.

Ditambahkan Suprapto, sebanyak 6.235 pelamar CPNS tersebut akan memperebutkan sebanyak 244 formasi yang terdiri dari 140 formasi tenaga pendidik, 54 formasi tenaga kesehatan dan 50 formasi tenaga teknis.

Sedangkan untuk formasi difabel, tidak ada yang mendaftar, dan formasi tersebut nantinya akan diisi dari formasi umum sesuai dengan aturan yang ada.

Baca Juga :  Derita Petani di Karanganyar Rame-Rame Menjerit Soal Pupuk Bersubsidi. Sudah Jatahnya Dikurangi, Nebusnya Makin Susah, Eh Harganya Malah Dinaikkan Rp 20.000!

Sementara itu, anggota Komisi II DPR RI, Paryono, usai menemui para guru honorer, Sabtu (25/01/2020), mengatakan, pihaknya akan melakukan pengawasan secara nasional terhadap proses seleksi CPNS yang akan dilakukan pada bulan Februari mendatang.

Ia mengingatkan kepada semua pihak, terutama kepada para peserta seleksi untuk tidak mudah percaya kepada oknum yang menawarkan dapat meloloskan menjadi PNS, dengan meminta imbalan sejumlah uang.

“Kami dari Komisi II DPR RI akan mengawasi langsng jalannya proses seleksi CPNS ini. Kepada para peserta, jangan percaya okunum yang katanya bia membantu meloloskan jadi PNS. Seleksi ini sangat ketat,” tandasnya. Wardoyo