JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Kasus Pencurian Baterei Tower BTS di Puhpelem Wonogiri, Kerugian Ditaksir Capai Puluhan Juta

Ilustrasi | joglosemarnews.com
Ilustrasi | JOGLOSEMARNEWS.COM

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM Kasus pencurian baterei base transceiver system (BTS) atau tower seluler bersama terjadi di Wonogiri. Akibat kejadian itu ditaksir timbul kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Informasi yang dihimpun lokasi tower BTS bersama sejumlah vendor seluler itu ada di Dusun/Desa Puhpelem RT 1 RW 1 Kecamatan Puhpelem, Wonogiri. Hingga kini pelaku masih dalam penyelidikan petugas.

Baca Juga :  Nyawiji Masih Menjadi Perselisihan Josss dan Harjo, Lantas Bagaimana Langkah KPU Maupun Bawaslu Wonogiri Menyikapi Permasalahan ini?

Kapolres Wonogiri AKBP Christian Tobing melalui Kasubag Humas Iptu Suwondo, Kamis (9/1/2020) mengatakan, peristiwa terjadi
Senin (6/1/2020) sekitar pukul 09.00 WIB. Peristiwa dilaporkan oleh salah satu penjaga tower ke Polsek Puhpelem.

Awalnya pelapor mendapatkan informasi bahwa alarm pada BTS Smart berbunyi. Ketika dicek ternyata kondisi tower sudah berantakan. Pintu gerbang tower dalam keadaan rusak dan nampak kabel di BTS berceceran. Lalu peristiwa tersebut dilaporkan Polsek setempat.

Baca Juga :  Fenomena Apa ini, 4 Pasien Positif COVID-19 di Wonogiri yang Meninggal Mengalami Pengentalan Darah, Satgas Percepatan Langsung Koordinasi Dengan Pemprov, Alkes di RSUD pun Ditambah

“Berdasarkan hasil olah TKP sejumlah barang-barang berharga raib. Meliputi empat buah baterai BTS Smart dan enam baterai cadangan milik BTS XL. Akibat peristiwa itu kerugian ditaksir mencapai Rp 35 juta,” kata dia.

Diduga sebelum mencuri, si tangan panjang terlebih dahulu merusak kunci pagar tower. Aria