JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Ngeri, Tak Dengar Klakson Nenek 60 Tahun Tewas Mengenaskan Tersambar Kereta Api Kutojaya

Tim kepolisian saat mengevakuasi jasad pemuda yang tertabrak kereta api di perlintasan Gerdu, Duyungan, Sidoharjo, Sragen, Minggu (12/5/2019) dinihari. Foto/Wardoyo
Ilustrasi tim kepolisian saat mengevakuasi jasad pemuda yang tertabrak kereta api di perlintasan Gerdu, Duyungan, Sidoharjo, Sragen, Minggu (12/5/2019) dinihari. Foto/Wardoyo

BREBES, JOGLOSEMARNEWS.COM Seorang nenek, Ropiah (60) warga dukuh Sepu Timur, Desa Negaradaha, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes tewas tersambar Kereta Api (KA) Kutojaya pada Senin malam (6/1/2020) sekitar pukul 20.05 WIB.

Kapolsek Bumiayu AKP Adiel Aristo membenarkan adanya kejadian tersebut. Disampaikan bahwa, korban meninggal dunia usai tersambar KA tepatnya diperlintasan BH 1182 kilometer 317+4/5, petak BMA-PWT.

Baca Juga :  Ketahuan Curi Celana Dalam, Pria Asal Semarang Nekat Ngebut di Jalur Pedesaan, Apes Ban Pecah, Mobil Nyungsep di Persawahan Grobogan

Penyebab kecelakaan tersebut diduga korban kurang kewaspadaan saat melintasi rel kereta api.

Diduga korban tidak melihat dan mendengar klakson yang dibunyikan masinis sehingga kejadian tak dapat dielakkan.

“Korban yang merupakan warga setempat tersambar kereta api yang sedang melintas dari arah selatan di jalur hilir Bh 1182 sekitar pukul 20.05 WIB,” terangnya.

Baca Juga :  Gubug Serut, Wisata Alam Alternatif di Semarang

Korban yang masih hidup atau selamat, segera dilarikan oleh masyarakat ke RSUD Bumiayu untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Setelah mendapatkan perawatan intensif, akhirnya Mbah Ropiah menghembuskan nafas terakhir karena lukanya yang sangat serius,” pungkasnya. JSnews