JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Rakernas PDI Perjuangan, Gibran Ternyata Tak Terima Undangan Tapi Rivalnya Dapat. Sinyal Apa?

gibran rakabuming raka, ahmad purnomo
Gibran Rakabuming Raka (kiri) bertemu dengan Ahmad Purnomo (kanan) saat sama-sama melayat Gusti Galuh di Sasana Mulya, Keraton Surakarta, Jumat (1/11/2019). Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan akan menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) sekaligus memperingati HUT PDI Perjuangan ke-47, Jumat-Sabtu (10-11/2020), di JIEXPO Jakarta Pusat. Rakernas rencananya akan digelar secara terbuka dan dihadiri oleh kader-kader partai berlambang banteng moncong putih tersebut termasuk pengurus struktural mulai dari DPC hingga DPD dari seluruh Indonesia.

Terkait hal itu, salah satu bakal calon walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengaku tidak menerima undangan Rakernas. Namun demikian, Gibran mengaku tidak mempermasalahkan hal tersebut.

Baca Juga :  Bawaslu Sragen Tolak Dugaan Langgar Kode Etik, Begini Sanggahan Mereka

“Saya ini kan kader baru, menunggu perintah dari partai saja,” paparnya saat ditemui di sela kegiatannya, Rabu (8/1/2020) malam, di Thamrin Coffee.

Sementara itu, Gibran juga menanggapi santai terkait beredarnya kabar yang berkembang di lapangan bahwa rekomendasi Pilkada akan keluar setelah pelaksanaan Rakernas mendatang.

“Saya tetap ndherek (ikut-red) ibu Ketua Umum (Megawati-red),” tukasnya.

Sebaliknya, bakal calon walikota Solo yang diusung PDI Perjuangan Solo, Achmad Purnomo mengaku telah mendapatkan undangan Rakernas PDI Perjuangan.

“Kabar tentang akan turun rekomendasi atau tidak sekaligus setelah rakernas, terus terang saya ndak tau pasti. Tapi katanya begitu, lha rekomendasi yang akan turun termasuk untuk Solo atau tidak, saya juga kurang mengerti,” urainya.

Baca Juga :  Calon Walikota Solo Gibran Rakabuming Sambut Antusias Piala Dunia U-20 di Solo, Bertekad Promosikan Sport Tourism

Purnomo menambahkan, terkait rekomendasi tersebut sebaiknya DPP PDI Perjuangan segera mengeluarkannya. Dengan demikian, pihaknya bisa segera melakukan pembentukan tim pemenangan dan konsolidasi jika rekomendasi tersebut turun pada dirinya dan pasangannya.

“Menurut saya lebih baik secepatnya rekomendasi turun. Kalau (dapat) ya, Bismillah kerja. Kalau tidak ya tidak apa-apa,” tukas Purnomo. Triawati PP